VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat Dikky Achmad Sidik, secara resmi telah dikukuhkan sebagai penjabat Sementara Bupati Bandung oleh Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin, di Gedung Sate Kota Bandung pada Selasa (24/9/2024).
Dikky menjabat orang nomor satu di Kabupaten Bandung, dikarenakan Kepala Daerah (petahana) akan dipastikan cuti sementara dalam masa kampanye menjelang Pilkada Bandung di tahun ini, yang jadwalnya direncanakan pada tanggal 27 Bulan November.
Namun ternyata belum banyak yang tahu soal profil pejabat yang satu yg ini.
Lalu siapa sosok Bupati Bandung yang akan menjabat kedepan dalam kurun waktu yang bisa terbilang singkat tersebut.
Dilansir VISI.NEWS dari berbagai sumber, diketahui Dikky Achmad Sidik, S.T., M.T. diangkat sebagai Kadis SDA Provinsi Jabar di Tahun 2020, kala itu saat era Gubernur M. Ridwan Kamil.
Ia juga didapuk sebagai Ketua Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) Cabang Jawabarat Periode 2021-2024.
Saat menjabat Kadis SDA, Dikky seringkali berurusan dengan penanganan masalah banjir di berbagai wilayah di Jawabarat.
Ia bahkan pernah ber statement di media massa, memang tidak dupungkiri bahwa kawasan hijau di wilayahnya banyak yang telah beralih fungsi, terutama di wilayah Bandung.
Selain melalui cara alami seperti penanaman pohon kembali, menurut Dikky perlu rekayasa teknis agar kawasan hijau yang sudah beralih fungsi tetap mampu menyerap air di saat hujan turun. Karena jumlah kawasan resapan air harus terus ditambah, agar air hujan yang turun tidak mengalir ke hilir, sehingga tidak menyebabkan banjir.
Untuk meminimalisir potensi banjir, Dikky menilai perlu menormalisasi sungai agar air tetap mengalir pada tempatnya. Namun, dikatakannya langkah ini cukup berat, mengingat lahan semakin terbatas untuk pelebaran sungai, serta kemampuan anggaran.
Dilihat dari pengalamannya sebagai Kadis SDA tersebut, Apakah Pjs Bupati Bandung ini juga kira-kira siap menghadapi dan menangani Banjir Bandung Selatan di musim penghujan tahun ini ?
Pasalnya, menurut keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi wilayah Jawa Barat (Jabar) memasuki peralihan musim kemarau ke musim hujan pada September 2024.
Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu menjelaskan bahwa wilayah Jawa Barat baru memasuki awal musim hujan pada bulan Oktober hingga November 2024.
@gvr