Ini Penjelasan KPU Kab. Tasik Terkait Rekomendasi Bawaslu Diskualifikasi Petahana

Editor :
Logo KPU Kab. Tasikmalaya./visi.news/istimewa.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – KPU Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat telah menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu yang meminta calon petahana nomor urut 2 yakni Ade Sugianto didiskualifikasi.

Hasil dari tindak lanjut KPU Kabupaten Tasikmalaya menyatakan pasangan Ade Sugianto dan Cecep Nurul Yakin tidak terbukti melanggar administrasi.

Hal tersebut disampaikan KPU Kabupaten Tasikmalaya dalam press rilis yang disampaikan melalui surat elektronik, Senin (11/1/2021).

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Jamaludin mengatakan tindak lanjut terkait surat Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Nomor: 046/K.BAWASLU.JB18/PM.00.02/XII/2020 Perihal Penerusan Pelanggaran Administrasi Tertanggal 30 Desember 2020.

“Kami KPU Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan pencermatan, penelitian, dan pengkajian guna menindaklanjuti surat dari Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya tersebut,” ucapnya.

Menurutnya, dalam melakukan pengkajian tersebut, KPU Kabupaten Tasikmalaya berpegang pada norma hukum pemilihan yang mengatur mengenai tugas dan tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum
Kabupaten Tasikmalaya, yaitu UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi UU, sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU Nomor 6 Tahun 2020 (UU Pilkada) dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 25 Tahun 2013 tentang Penyelesaian Pelanggaran Administrasi Pemilihan Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 Tahun 2014.

“Kami juga telah melakukan koordinasi dan konsultasi dengan KPU Provinsi Jawa Barat dan KPU RI,” kata Zamzam.

Selain itu, Zamzam mengaku melakukan klarifikasi terhadap pasangan calon. Bahkan, meminta keterangan dari pihak-pihak lain yang diperlukan serta meminta keterangan para ahli dalam hal ini keterangan dari
Dr. Nur Hidayat Sardini, S.Sos, M.Si, Titi Anggaraini, SH, MH, Prof. Dr. Asep Warlan Yusuf,
SH, MH dan Dr. Berna Sudjana Ermaya, SH, MH.

Adapun hasil pencermatan, penelitian, dan pengkajian tersebut KPU Kabupaten Tasikmalaya menyimpulkan, bahwa Laporan dugaan pelanggaran administrasi pemilihan yang diajukan oleh Pelapor
atas nama Dr. H. Iwan Saputra, SE.,M.Si diajukan melewati tenggang waktu sehingga terhadap laporan tersebut tidak dapat diterima.

Selain itu, laporan dugaan pelanggaran administrasi pemilihan tersebut diajukan oleh Pelapor atas nama Dr. H. Iwan Saputra, SE.,M.Si setelah tahap penetapan rekapitulasi perolehan suara oleh KPU Kabupaten Tasikmalaya tertanggal 16 Desember 2020. Sehingga hal
tersebut merupakan ranah yang berkaitan dengan penyelesaian perselisihan hasil pemilihan yang merupakan ruang kewenangan absolut dari Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa dan mengadilinya.

“Tidak terdapat argumentasi yang cukup kuat yang menjelaskan bahwa program
Instruksi Bupati dan Surat Edaran tentang percepatan pensertipikatan tanah wakaf ini
merupakan murni kebijakan Bupati (Petahana) karena bersifat regeling bukan beschikking,” ujarnya.

Zamzam juga menjelaskan bahwa tidak terdapat bukti-bukti yang cukup kuat dan meyakinkan adanya keuntungan
yang diperoleh pasangan calon no 2 (H. Ade Sugianto – H. Cecep Nurul Yakin) dari
kebijakan Bupati Kabupaten Tasikmalaya dalam bentuk Surat Edaran dan Instruksi Bupati sehingga unsur pelanggaran Pasal 71 ayat (3) tidak terbukti.

“Berdasarkan hasil kajian tersebut, dengan ini KPU Kabupaten Tasikmalaya memutuskan bahwa perkara dugaan pelanggaran pasal 71 ayat (3) UU No. 10 tahun 2016 yang dilakukan oleh Calon Bupati (Petahana) Nomor urut 2 atas nama H. Ade Sugianto tidak terbukti,” jelasnya. @arn

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Grundfos Arab Saudi Bangkitkan Stasiun Zamzam yang Baru

Sel Jan 12 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Grundfos, produsen pompa terbesar di dunia dan trendsetter global dalam solusi air, telah dipilih oleh kantor Arab Saudi untuk menyediakan sistem penguat tekanan berkinerja tinggi yang diperlukan untuk stasiun pompa air zamzam baru di lokasi perluasan Masjid Agung perluasan Raja Abdullah di Makkah. Grundfos akan menggunakan pengalamannya […]