Search
Close this search box.

Knicks Menang 108-102, Namun Sixers Beri Sinyal Kebangkitan di Game 2

Ilustrasi./visi.news/ai.

Bagikan :

VISI.NEWS | NEW YORK – Philadelphia Sixers memang kembali kalah dari New York Knicks pada Game 2 semifinal Wilayah Timur NBA playoff 2025. Namun di balik skor 108-102 di Madison Square Garden, terdapat gambaran berbeda tentang bagaimana Sixers mampu tetap kompetitif meski tampil tanpa Joel Embiid.

Absennya Embiid akibat cedera pergelangan kaki kanan dan pinggul kanan jelas mengubah struktur permainan Sixers. Tanpa pusat permainan utama mereka, Philadelphia dipaksa mengandalkan kecepatan, pergerakan bola, dan tembakan perimeter untuk melawan Knicks yang tampil lebih komplet.

Paul George langsung memberi energi besar sejak awal pertandingan. Ia mencetak 11 dari 13 poin pertama Sixers melalui akurasi tembakan yang tinggi. Konsistensinya dari garis tiga angka juga menjadi salah satu alasan Philadelphia mampu menjaga pertandingan tetap ketat. Dalam playoff musim ini, George mencatat persentase tripoin mencapai 52,5 persen.

Selain George, Tyrese Maxey tampil jauh lebih agresif dibanding Game 1. Guard utama Sixers itu mulai menemukan ritme permainan terutama pada kuarter kedua. Ia tidak hanya menyerang melalui pick and roll, tetapi juga melakukan penyesuaian ketika Knicks menerapkan tekanan ketat dalam penjagaan.

Maxey beberapa kali menolak screen dan mencoba membelah dua pemain bertahan untuk membuka jalur menuju ring. Strategi itu sempat efektif dan membantu Sixers memimpin tipis saat halftime dengan skor 62 61.

Namun permainan agresif tersebut juga memiliki konsekuensi. Sixers terlalu banyak kehilangan bola pada momen penting. Tim asuhan Nick Nurse melakukan 18 turnover dengan enam di antaranya berasal dari Maxey. Sebaliknya, Knicks hanya mencatat 13 turnover dan tampil lebih tenang pada situasi krusial.

Masalah lain muncul di sektor center. Tanpa Embiid, Sixers mengandalkan Andre Drummond dan Adem Bona. Akan tetapi keduanya cepat bermasalah dengan foul sehingga Nick Nurse harus memainkan Dominick Barlow dalam situasi sulit di playoff.

Baca Juga :  Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 15 Orang, DPR Desak Evaluasi Total Keselamatan Transportasi

Keputusan itu sebenarnya cukup mengejutkan, tetapi Barlow justru tampil solid. Ia mencetak enam poin sempurna dari tiga tembakan, menambah dua rebound, serta membuat blok penting terhadap percobaan tripoin OG Anunoby.

Meski begitu, Knicks tetap menunjukkan kualitas roster yang lebih matang. Jalen Brunson kembali menjadi pengendali permainan dengan 26 poin, sementara Karl Anthony Towns memanfaatkan masalah foul lawan untuk menyerang paint area secara efisien.

Pada akhirnya, perbedaan terbesar terlihat pada eksekusi akhir pertandingan. Saat Sixers mulai kehilangan akurasi tembakan di kuarter keempat, Knicks tetap mampu menjaga efisiensi serangan dan menutup laga dengan tenang.

Kekalahan ini membuat Sixers tertinggal 0 2 dalam seri. Namun dibanding kekalahan telak pada Game 1, performa tanpa Embiid di Game 2 memperlihatkan bahwa Philadelphia masih mampu memberikan tekanan serius kepada Knicks apabila disiplin permainan dan efisiensi akhir bisa diperbaiki. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :