VISI.NEWS | PALEMBANG – Sebuah kejadian mengharukan terjadi di Palembang yang menimpa seorang lansia, Mbah Jara (71). Beliau menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang tidak hanya meninggalkan luka fisik tetapi juga perlakuan yang tidak manusiawi dari pelaku. Mbah Jara ditabrak oleh sebuah mobil hingga tangannya terlindas dan mengalami patah tulang.
Janji Kosong dan Perlakuan Kejam Awalnya, pelaku yang mengendarai mobil Avanza hitam berjanji akan membawa Mbah Jara ke rumah sakit. Namun, di tengah perjalanan, pelaku mengubah pikiran dan menyuruh Mbah Jara pulang dengan becak. Ini adalah puncak dari ketidakadilan yang dialami oleh Mbah Jara, yang seharusnya mendapatkan pertolongan pertama dan perawatan medis segera.
Reaksi Publik dan Tuntutan Keadilan Insiden ini telah terekam dalam kamera CCTV dan menjadi viral di media sosial, memicu kemarahan publik1. Masyarakat menuntut keadilan untuk Mbah Jara dan meminta pihak berwajib untuk mengusut tuntas kasus ini. Anak Mbah Jara, Siti Khodijah (38), menyatakan kondisi ibunya yang kini hanya bisa terbaring lemas dan tidak dapat berjalan normal lagi akibat luka yang diderita.
Kronologi Kejadian Peristiwa naas ini terjadi pada Sabtu malam, 25 Mei 2024, di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang. Mbah Jara yang saat itu hendak menjenguk anaknya yang berjualan di lokasi, tiba-tiba ditabrak oleh mobil tersebut. Kejadian ini menambah daftar panjang kasus kecelakaan lalu lintas yang menimpa pejalan kaki yang tidak berdaya.
Harapan untuk Pemulihan dan Keadilan Saat ini, keluarga Mbah Jara berharap agar pelaku dapat bertanggung jawab atas perbuatannya dan memberikan kompensasi yang layak untuk pemulihan Mbah Jara. Selain itu, mereka juga berharap agar ada perubahan dalam sistem penanganan kecelakaan lalu lintas, sehingga korban seperti Mbah Jara dapat mendapatkan perlindungan dan hak-haknya sebagai korban.
@maulana