VISI.NEWS | JAKARTA – Dukungan DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota beberapa hari jelang Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Jawa Barat makin menguat ke Ace Hasan Syadzily.
Ketua Bidang Ormas DPP Golkar Fahd Elfouz Arafiq mengungkapkan, dukungan DPD kabupaten/kota Jawa Barat untuk musyawarah mufakat mendukung saudara Ace Hasan Syadzily menjadi Ketua DPD Golkar Jawa Barat semakin menguat.
“Sampai hari ini sudah 16 DPD yang memberikan dukungan ke Pak Ace Hasan, kita masih menunggu yang lain, karena ada ketuanya yang sedang isoman, sakit, dan menikahkan anaknya. Selain itu, dukungan juga datang dari enam Ormas Hasta Karya,” ungkap Fahd Elfouz kepada VISI.NEWS di Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta, Senin (21/2/2022) petang.
Fahd berharap semua DPD Kabupaten Kota se Provinsi Jawa Barat dapat mendukung Ace Hasan Syadzily menjadi Ketua Golkar Provinsi Jabar.
“Saudara Ace Hasan adalah kader terbaik Golkar, makanya penting untuk mendukung penuh beliau demi kepentingan Golkar di Jawa Barat,” ungkap mantan Ketum PP AMPG tersebut
Musdalub Partai Golkar Jawa Barat, katanya, harus bisa terarah, aman dan mufakat untuk kepentingan partai menjelang Pilpres, Pilkada dan Pileg di 2024 nanti. “Saudara Ace Hasan Syadzily adalah solusi terbaik buat mengawal kepentingan Golkar di Jawa Barat,” ungkap mantan Ketum DPP KNPI tersebut.
Seperti diketahui sejak mundurnya Ade Barkah Surahman Februari 2021 lalu, posisi Ketua DPD Golkar Jabar diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ace Hasan Syadzily. Namun hingga kini, pusat belum menunjuk ketua definitif, karena harus melalui mekanisme.
Klaim Dukungan Ade Ginanjar
Sementara itu, mantan Ketua PK Partai Golkar Kec. Selajambe, Kab. Kuningan, Eno Sulaena, mengatakan, calon terkuat untuk menjadi ketua definitif saat ini adalah Ade Ginanjar yang kini masih menjabat sebagai Sekretaris DPD Golkar Jabar.
“Pak Ade Ginanjar berpeluang menjadi calon tunggal di Musdalub Golkar Jabar setelah mendapatkan 18 rekomendasi tertulis dari DPD II,” ujar Eno.
Eno merinci dari 27 DPD Kota/Kabupaten di Jabar 18 di antaranya memberikan rekomendasi tertulis untuk Ade Ginanjar. Sementara 6 DPD Kota/Kabupaten lain, katanya, memberikan rekomendasi pada Ace Hasan Syadzily.
“Enam DPD itu adalah Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kota Depok, Kota Cimahi dan Kota Bandung. Sementara 3 DPD lain bersikap netral dan DPD Sumedang memberikan rekomendasi pada keduanya (Ade dan Ace),” kata Eno.
Menurut Eno, Partai Golkar harus segera menggelar Musdalub untuk mencari ketua definitif. Terlebih dalam waktu dekat akan memasuki tahapan pesta demokrasi Pileg dan Pilpres.
“Segera Golkar mengadakan Musdalub. Sekarang mayoritas pemegang suara di Musdalub Jabar menghendaki Pak Ade Ginanjar sebagai Ketua DPD. Sehingga semua pihak harus menghormati keinginan keluarga besar Partai Golkar Jabar,” ujar Eno.
Kader Golkar, kata Eno, mulai dari akar rumput, kecamatan hingga kabupaten/kota menginginkan sosok ketua yang merupakan orang Jawa Barat tulen. Sehingga ketua tersebut telah mengetahui kultur dan banyak makan asam garam di Jabar.
“Bukan yang ujug-ujug atau droping yang syarat kepentingan pribadi. Jabar itu provinsi yang mempuni untuk Golkar lebih baik lagi. Saya ingin Jabar aklamasi tulen dengan kader murni. Ini demi kepentingan Golkar di Jabar dan Indonesia,” ujar Eno.@sim/asa