VISI.NEWS | SUKABUMI – Pengguna jalan yang melintas di wilayah Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi merasa waswas dengan ceceran tanah di permukaan jalan.
Tanah tersebut menempel di roda truk proyek kemudian tercecer di jalan.
Truk bermuatan tanah tampak lalu lalang di jalan arteri Sukabumi-Bogor lalu masuk ke wilayah Cireunde, Kecamatan Cibadak. Setelah menurunkan muatan ke lokasi proyek, truk kosong kembali keluar menuju arah Kota Sukabumi maupun ke arah Cibadak. Seperti yang terpantau pada Kamis (7/5/2026) malam.
Dari pantauan Visi News pada Kamis malam, ceceran tanah terlihat di jalan arteri Bogor menuju Sukabumi mulai dari persimpangan Cireunde hingga wilayah Segog, Kecamatan Cibadak.
Sedangkan dari arah Sukabumi menuju Bogor, ceceran tanah terlihat mulai dari Cirendeu hingga wilayah Lodaya, Kecamatan Cibadak.
Pengendara, Enda, mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang dipenuhi tanah. Menurut dia, saat hujan turun, ceceran tanah berubah menjadi lumpur licin yang membahayakan pengendara.
“Kalau hujan jadi licin, khawatir pengendara jatuh. Hampir setiap hari lewat sini dan jalannya memang banyak tanah,” ujarnya.
Selain licin saat hujan, ceceran tanah yang mengering beterbangan menjadi debu yang mengganggu pandangan pengguna jalan maupun aktivitas warga di sekitar lokasi.
“Kalau hujan memang tanah jadi lumpur, tapi kalau kering jadi debu yang menganggu, apalagi bagi pengendara motor seperti saya,” ujar Pendi (34), pengendara. @andri