Jenguk Pemudik Pulang Kampung, 6 Warga Desa Kedungbulus Pati Positif Covid-19

Editor Pejabat Kepala Desa Kedungbulus, Giyono./visi.news./ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kasus pemudik terpapar Covid-19 kembali terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sebanyak delapan warga Desa Kedungbulus, Kecamatan Gembong, terpapar Covid-19 .

Kasus ini muncul setelah salah seorang pemudik pulang dari Kalimantan sakit dan setelah diperiksa dinyatakan positif Covid-19. Dari hasil tracing kontak terhadap pemudik tersebut, istri dan dan enam tetangganya juga diindikasi terpapar Covid-19 setelah menjenguknya.

Pejabat Kepala Desa Kedungbulus, Giyono mengatakan, jika sebelumnya untuk perjalanan dari Kalimantan sudah dilakukan rapid test antigen dan dinyatakan negatif.

“Namun sesampainya di Pati, si pemudik kemudian merasakan sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata terpapar Covid-19 dan menulari istrinya,” kata Giyono, Rabu (19/4/2021).

“Walaupun mengetahui jika si pemudik sakit, namun tetangganya ada yang menjenguknya dan menambah jumlah positif Covid-19 menjadi 8 orang,” katanya.

Saat ini, dari kedelapan orang tersebut, sebagian ada yang di isolasi di Rumah Sakit Mitra Bangsa dan sebagian lagi isolasi mandiri di rumah.

Desa Kedungbulus juga dinyatakan zona merah. Pihak desa juga memberikan perhatian dengan memberikan makanan dan kebutuhan lainnya kepada warga dan keluarganya setiap hari yang menjalani isolasi mandiri. @Hzul

Baca Juga :  Pelayanan Publik Berbasis IT, Satlantas Polresta Bandung Meraih Penghargaan Dari Kakorlantas Polri

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kasus Corona dari Klaster di Kampung Jokowi Solo Bertambah Jadi 41

Kam Mei 20 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Jumlah warga positif virus Corona atau COVID-19 di klaster Kelurahan Sumber, Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah bertambah menjadi 41 orang. Jumlah kasus di klaster Corona yang berada dalam satu kelurahan yang sama dengan rumah Presiden Joko Widodo itu bertambah 16 orang dari sebelumnya 25 orang. Ketua Pelaksana […]