Jika PPKM Level 2, Pemkab Garut akan Mulai Pembelajaran Tatap Muka

Ilustrasi belajar tatap muka. /visi.news/dok
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) saat ini tengah direncanakan oleh pemerintah Kabupaten Garut. Namun rencana PTM itu baru akan dilakukan manakala Kabupaten Garut masuk ke pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, pihaknya menargetkan Garut masuk level 2 di Agustus ini. “Tentunya untuk mencapai itu tentu harus ada kerjasama dari masyarakat juga. Kalau masyarakatnya susah seperti ini ya susah,” ujarnya, dilansir dari merdeka.com, Senin (9/8/2021).

Menurutnya, sebetulnya masyarakat dan para orang tua siswa sangat menginginkan agar bisa segera melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka. Oleh karena itu menurutnya semua harus kompak untuk mewujudkannya.

“Kalau masyarakat dan orang tua mau Agustus ini terlaksana kegiatan pembelajaran tatap muka, maka kita harus bersama-sama berjuang. Jangan ada kerumunan, karena level itu ditentukan oleh masyarakat,” jelasnya.

Pembelajaran tatap muka, dijelaskan Rudy, bisa dilakukan di PPKM level 2 secara terbatas dengan kapasitas 25 persen. Selain jumlahnya yang terbatas, jam pelajarannya pun dibatasi.

“Beda lagi kalau kemudian Kabupaten Garut masuk PPKM level 1. “Itu dishift dan jumlah siswanya 50 persen,” ucapnya.

Dalam penentuan level, diungkapkannya, hal tersebut ditentukan oleh empat faktor. Keempat faktor itu adalah bed occupancy rate (BOR) yang rendah, tingkat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 stabil dibawah 50, kasus aktifnya menurun, dan angka kematian terkendali.

“Kalo level dua ke satu itu juga kriterianya hampir sama. Saat ini kami tengah menunggu putusan PPKM level mala mini. Kita belum tahu masuknya level berapa,” tutupnya.@mpa/mdk

Baca Juga :  Buntut Kasus Teleponan di Pesawat, Mumtaz Rais Diingatkan Jangan Sok Jagoan

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Viral Suntikan Vaksin Kosong, Polisi Periksa Kepala Puskesmas

Sel Agu 10 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Setelah adanya informasi mengenai penyuntikan vaksin kosong yang terjadi di sekolah IPEKA Pluit, Kepala Puskesmas Penjaringan diperiksa polisi. Pemeriksan terhadap kepala puskesmas tersebut dibenarkan Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara Yudi Dimyati. “Kepala Puskesmas Penjaringan dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Utara,” […]