VISI.NEWS | BANDUNG – MotoGP Catalunya 2026 menghadirkan drama besar yang melibatkan Jorge Martin. Pebalap Aprilia itu gagal finis setelah mengalami crash akibat ditabrak Raul Fernandez dalam restart kedua balapan di Sirkuit Catalunya, Minggu (17/5/2026) malam WIB.
Insiden terjadi saat Martin berada di posisi kedua dan berpeluang besar meraih poin penting dalam persaingan klasemen MotoGP 2026. Namun motornya dihantam dari belakang oleh Fernandez hingga terjatuh ke area gravel dan tidak mampu melanjutkan lomba.
Kekecewaan Martin langsung terlihat saat kembali ke paddock. Pebalap berjuluk Martinator itu tampak melampiaskan emosinya dengan tepuk tangan sinis sambil mendapat upaya penenangan dari bos Aprilia Massimo Rivola dan manajer tim Paolo Bonora.
Situasi justru memanas ketika Martin mendorong tubuh Bonora dalam kondisi emosi. Momen tersebut terekam kamera dan cepat menjadi sorotan usai balapan.
Meski demikian, Martin akhirnya menyadari tindakannya berlebihan dan memilih meminta maaf secara terbuka kepada timnya, terutama kepada Paolo Bonora.
“Saya ingin mengatakan bahwa saya sangat kecewa dengan cara saya memasuki pit box. Saya mencoba rileks selama balapan, tetapi begitu saya masuk [paddock] semuanya kembali tegang,” kata Martin dalam video yang diunggah akun X MotoGP dikutip, Senin (18/5/2026).
“Saya pergi untuk meminta maaf kepada Paolo Bonora karena saya mendorongnya, kejadian ini sama sekali tidak perlu. Saya mencarinya di kantornya tetapi dia tidak ada [di sana] jadi saya akan pergi sekarang,” ujarnya.
Insiden ini menunjukkan besarnya tekanan persaingan MotoGP musim ini. Martin yang sebelumnya menang di Prancis kini harus kehilangan peluang poin penting dan masih tertahan di posisi kedua klasemen sementara di bawah rekan setimnya, Marco Bezzecchi. @desi