VISI.NEWS | JAKARTA – Pengusaha terkenal dan bos jalan tol, Jusuf Hamka, mengumumkan kesiapannya untuk maju mendampingi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jakarta pada November mendatang. Jusuf menyatakan kesiapannya untuk bersaing, termasuk jika harus berhadapan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
“Saya dari kecil dulu, bapak saya bilang, jangan pernah takut menghadapi apa pun juga selama kamu lakukan dengan benar. Maju tak gentar. Ayah saya selalu bilang begitu,” kata Jusuf kepada Tempo saat ditemui di salah satu rumah makan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, (13/7/2024).
Menagih Utang Rp 800 Miliar ke Pemerintah
Selain kesiapannya untuk terjun ke dunia politik, Jusuf Hamka juga berencana menagih utang sebesar Rp 800 miliar ke pemerintah. Utang tersebut terkait dengan deposito PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) senilai Rp 78 miliar di Bank Yakin Makmur (Yama). Bank Yama gagal mengembalikan deposito tersebut saat krisis moneter 1998.
PT Citra Marga Nusaphala Persada merupakan perusahaan bisnis jalan tol yang dimiliki oleh Jusuf Hamka. Dalam usahanya untuk menagih utang tersebut, Jusuf berharap pemerintah dapat segera menyelesaikan masalah ini yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.
Dengan pengumuman ini, perhatian publik tidak hanya tertuju pada rencana politik Jusuf Hamka bersama Kaesang Pangarep, tetapi juga pada upayanya untuk mendapatkan kembali hak-haknya dari masa lalu yang belum terselesaikan.
@maulana












