Search
Close this search box.

Kadisdik Minta Guru Jangan Menyerah, Orang Tua Siswa Minta Pembelajaran Virtual

Jenis Games Online yang membuat Siswa Kecanduan./envato

Bagikan :

VISI.NEWS – Keinginan Kepala Disdik Kab. Bandung, Juhana, untuk memaksimalkan pelayanan pembelajaran daring dengan beragam program pemdampingan sebagai upaya penunjangnya, dan meminta kepada semua guru untuk tidak menyerah di masa Pandemi Covid 19 dalam melaksanakan tugasnya.

Dengan selalu berinovasi dan berimprovisasi dalam memberikan pelayananan pendidikan, tambah dia, diharapkan bisa meraih keberhasilan dan pemerataan. Dan semua siswa bisa menerima ilmu sesuai dengan kebutuhannya. Peran orang tua pun diminta bisa aktif saat mendampinginya.

“Kami harap semua guru selalu siap sedia, tidak menyerah dengan keadaan ini, dan tetap semangat,” katanya beberapa waktu lalu, di bulan Februari 2021 kemarin.

Realisasinya dilapangan, ada terjadi kecenderungan transisi sosial dimana para siswa lebih memilih bermain game online tinimbang belajar, sementara yang mengerjakan tugas dari sekolah adalah orang tuanya.

Kenyataan ini banyak dikeluhkan orang tua siswa, karena prilaku anak~anaknya itu ditakutkan akan bisa menghilangkan semangat belajarnya. Dampaknya bisa membuahkan generasi muda yang tidak berpotensi dan tak berkemapuan.

Seperti diungkapkan Wati, warga Soreang, dia melihat keseharian anaknya tidak lepas dari gadget, terus bermain online. Ketika disuruhnya mengerjakan tugas sekolah berkesan malas~malasan. Sehingga harus terjadi pertengkaran kecil antara ibu dan anak.

Sementara untuk kebutuhan kuota anaknya, dia sengaja menyisihkannya dari uang belanja dapur. Namun tetap saja anaknya lebih menyukai games dari pada belajar. “Saya tidak tahu harus bagaimana bersikap untuk menghadapi prilaku anaknya itu,” ujar Wati di Soreang, Selasa (9/3/2021).

Wati meminta solusi kepada pemerintah, menurutnya dengan memberlakukan pembelajaran virtual bisa membuat para siswa mau belajar. Alasannya, walau pun dilakukan secara virtual, guru bisa melihat langsung siswanya juga saat mengerjakan tugas sekolah.

Baca Juga :  Penutupan Latsar CPNS Kabupaten Bandung 2026: 276 Peserta Lulus 100 Persen

Harapan Wati agar diberlakukan pembelajaran secara virtual disambut baik orang tua siswa lainnya. Bahkan Rosida menginginkan hal itu bisa disegerakan. Sehingga dia bisa mengurus pekerjaan rumah tangga dulu, dan anak~anaknya bisa berkonsentrasi belajar dengan baik.

“Semoga keinginan kami itu bisa menjadi bagian dari program pemerintah dan bisa segera dilaksanakan demi masa depan bangsa dan negara,” pungkas Rosida. @qia.

Baca Berita Menarik Lainnya :