Search
Close this search box.

Kalulu Pilih Diam dan Bangkit Setelah Kartu Merah Panas di Derby Italia

Bagikan :

VISI.NEWS|BANDUNG -Bek Pierre Kalulu akhirnya buka suara setelah menjadi pusat kontroversi dalam duel sengit antara Inter Milan dan Juventus pada pekan ke-25 Serie A musim 2025/2026.

Pertandingan yang berlangsung di Giuseppe Meazza itu berakhir dramatis dengan kemenangan Inter 3-2. Namun sorotan terbesar justru tertuju pada kartu merah yang diterima Kalulu menjelang turun minum.

Insiden terjadi setelah duel dengan Alessandro Bastoni yang memicu protes keras di lapangan. Tayangan ulang menunjukkan kontak yang minim, tetapi keputusan wasit tetap tidak berubah sehingga Kalulu harus meninggalkan lapangan lebih cepat.

Kekalahan itu membuat Juventus kehilangan momentum penting, sementara Inter semakin kukuh di puncak klasemen. Perdebatan pun terus berlanjut bahkan setelah pertandingan berakhir.

Beberapa hari kemudian, Kalulu memilih meredakan situasi dan menolak memperpanjang polemik. Fokusnya kini tertuju pada pertandingan berikutnya, bukan pada keputusan wasit.

“Saya belum melihat apa yang ia katakan. Pertandingan sudah berakhir sekarang, kita harus melihat ke depan dan tidak memikirkannya lagi. Saya hanya akan mengatakan bahwa itu sangat disayangkan,” ujar Kalulu kepada Goal.

Bek berusia 24 tahun itu juga mengakui insiden tersebut meninggalkan tekanan emosional. Sorotan media dan situasi tim membuatnya sempat merasa tegang dalam beberapa hari setelah laga panas tersebut.

“Jelas saya sangat gugup setelah kejadian ini, lebih baik sedikit bicara karena terlalu banyak bicara tidak ada gunanya. Saya harus memikirkan lapangan, ada orang lain yang bisa diajak bicara tentang hal-hal ini,” lanjutnya.

Namun kembalinya Kalulu ke tim utama belum mampu mengangkat performa Juventus. Bianconeri justru menelan kekalahan telak 2-5 dari Galatasaray di ajang UEFA Champions League tengah pekan lalu.

Menurut Kalulu, kekalahan tersebut lebih disebabkan kesalahan internal tim sendiri dibanding faktor lain.

Baca Juga :  Ustadz ‘Anti Biasa’: Ngomong Bisnis, Ujungnya Surga

“Gol selalu berasal dari kesalahan kita sendiri, itu wajar terjadi, tetapi bagi saya hal yang paling sulit adalah babak kedua ini: bahkan dengan kartu merah pun kita tidak boleh memberikan begitu banyak peluang,” katanya.

“Kita perlu memahami dengan baik apa yang terjadi, malam ini sudah berlalu dan dalam sepak bola kita harus segera menenangkan diri karena masih ada pertandingan lain,” tutupnya.

Kini Juventus menghadapi tantangan berat untuk bangkit di tengah tekanan kompetisi domestik dan Eropa, sementara Kalulu berusaha meninggalkan kontroversi di belakang dan kembali fokus memperkuat lini pertahanan tim.@fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :