Search
Close this search box.

Kapolresta Bandung Berharap Desa Laksana Kec. Ibun Mampu Pertahankan Zero Covid-19

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, SIK. (ketiga dari kanan) didampingi Camat Ibun Adjat Sudradjat, Danramil Paseh-Ibun Kapten Inf Asep Sukandar, dan Kapolsek Ibun Iptu Carsono, S.H.,sedang menyerahkan penghargaan trofi peringkat kedua Kampung Tangguh Sabilulungan kepada Kepala Desa Laksana H. Pandi di GOR Desa Laksana, Selasa (14/7)./visi.news/budimantara.

Bagikan :

VISI.NEWS – Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, SIK., berharap kepada jajaran Forkopimcam Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, para kepala desa dan masyarakat di Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung untuk tetap mempertahankan wilayahnya sebagai zero virus corona atau Covid-19.

Kapolresta Bandung mengungkapkan hal itu pada kesempatan launching “Lembur Tohaga Sabilulungan Mantap” di GOR Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Selasa (14/7).

“Lembur Tohaga Sabilulungan Mantap” itu erat kaitannya dengan lomba “Kampung Tangguh Sabilulungan” dalam upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 yang melibatkan jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas UMKM, dan pihak lainnya.

Pada lomba Kampung Tangguh Sabilulungan itu, Desa Laksana meraih peringkat dua setelah juara diraih Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, SIK., didampingi Camat Ibun Adjat Sudradjat, Danramil Paseh-Ibun Kapten Inf Asep Sukandar, dan Kapolsek Ibun Iptu Carsono, S.H., menyerahkan penghargaan trofi peringkat kedua Kampung Tangguh Sabilulungan kepada Kepala Desa Laksana H. Pandi.

Pada kegiatan “Lembur Tohaga Sabilulungan Mantap” itu Kombes Pol Hendra Kurniawan, SIK., mengatakan, Desa Laksana diberi nama “Lembur Tohaga Sabilulungan Mantap” berkaitan dengan saat ini masih dalam kondisi Covid-19.

“Kita harus kuat. Ternyata di Desa Laksana ini memenuhi syarat ini (launching Lembur Tohaga Sabilulungan Mantap) tahan pangan, tahan ekonomi, tahan kesehatan. Sampai saat ini (Desa Laksana) masih zero Covid-19 dan perlu dipertahankan. Sehingga dilaksanakan penilaian dan lomba tingkat kabupaten,” kata Kombes Pol Hendra Kurniawan.

Penilaian lomba kampung tangguh sabilulungan itu, imbuh Kapolresta, bekerja sama antara Forkopimda Bandung, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas UMKM.

“Ternyata di sini sinergitasnya luar biasa antara pemerintah dan tokoh agama, pemerintah dengan perusahaan, serta pemerintah dengan masyarakat. Berdasarkan hasil penilaian diputuskan Desa Laksana sebagai peringkat dua,” katanya.

Baca Juga :  Camat Mamet Slamet dan Tim Dinas Kesehatan Monitoring SPPG dan Dapur MBG Kutawaringin

Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu sebagai juara. Kapolresta Bandung hadir langsung dan menyerahkan trofi juara kepada aparat desa setempat beberapa waktu lalu.

Dikatakan Kombes Pol Hendra Kurniawan, ia hadir langsung dalam penyerahan trofi peringkat kedua di Desa Laksana supaya ada kebanggaan bagi pemerintahan desa maupun masyarakat setempat.

“Ada syaratnya dalam penyerahan penghargaan ini. Apabila ada perubahan situasi, jadi banyak warga yang terpapar corona, ini (penghargaan) bisa dicabut kembali. Pialanya diambil kembali. Memang meraih penghargaan lebih mudah daripada mempertahankannya,” ungkapnya.

Kapolresta Bandung juga turut mengapresiasi kinerja perusahaan yang selalu menjalin sinergitas dengan masyarakat. Di antaranya, perusahaan yang memiliki komitmen untuk tetap menyalurkan bantuan sosial corporate social responsibility (CSR) dengan lancar sehingga masyarakat pun turut peduli dan menjaga kelangsungan perusahaan.

Pada kesempatan itu, Kombes Pol Hendra Kurniawan meninjau langsung kelangsungan ekonomi masyarakat pada bidang UMKM, di antaranya perajin borondong, petani dan pengusaha kopi, selain peternak domba tangkas di Kampung Sangkan Desa Laksana.

Kapolresta Bandung juga berkomunikasi langsung dengan pelaku usaha UMKM borondong dan kopi terkait kelangsungan usaha tersebut hingga saat ini masih bisa bertahan.

Ia pun mengucapkan selamat kepada Kepala Desa Laksana yang sudah meraih penghargaan sebagai kampung tangguh pencegahan Covid-19.

“Mudah-mudahan bisa dipertahankan. Peringkat dua sudah bagus dan berharap bisa menjadi panutan bagi desa lainnya,” katanya.

Sementara itu, Camat Ibun Adjat Sudradjat mengatakan Desa Laksana merupakan desa terluas di Kecamatan Ibun. Jumlah penduduk 8.200 jiwa lebih, dan laki-lakinya lebih dari 4.000 orang.

“Potensi Desa Laksana 65 persen peternakan domba tangkas. Hasil peternakan mereka sudah menjadi juara nasional,” katanya.

Ia mengatakan, sebagian masyarakatnya bergerak dalam home industri, di antaranya borondong dan pemasarannya hingga ke kota-kota di Indonesia.
Potensi lainnya, yaitu pariwisata Kawah Kamojang, Kawah Kereta Api, Kawah Manuk, Curug Madi, dan Jembatan Kuning Kamojang.

Baca Juga :  Pertamina dan ESDM Ungkap Penyebab Kenaikan BBM Nonsubsidi April 2026

“Kenapa Desa Laksana disebut desa tangguh karena pengangguran sendikit dan masyarakatnya petani. Selain itu, PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang dan PT Indonesia Power Kamojang memberikan kontribusi yang besar bagi masyarakat Kecamatan Ibun,” katanya.

Ia mengatakan, Desa Laksana sebagai desa tangguh kedua, setelah juara diraih Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu.

“Desa Laksana bebas corona. Muspika Ibun sangat bagus koordinasinya, Pak Kapolsek kerja 24 jam. Termasuk Pak Danramil kerja 24 jam,” ujarnya.

Kepala Desa Laksana H. Pandi mengaku merasa bangga setelah jadi kepala desa belasan tahun baru saat ini bisa duduk berdampingan dengan Kapolresta Bandung. Meski sebelumnya sempat ketemu di tempat lain.

“Terima kasih atas kerja samanya kepada Pak Kapolsek Ibun, Pak Camat Ibun dan Pak Danramil Paseh-Ibun. Bagi kami, virus corona hanya mendengar, dan tak pernah melihat. Selama ini Kecamatan Ibun tetap kondusif,” katanya.

Ia pun mengapresiasi Kapolsek Ibun yang turun tangan langsung dalam menangani kejadian di lapangan. Di antaranya, menangani sengketa tanah yang sempat terjadi di Desa Laksana. @bud

Baca Berita Menarik Lainnya :