VISI.NEWS | BANDUNG – Cuaca di Bandung pada Minggu, 19 April, diprediksi kembali menunjukkan pola ekstrem yang kontras antara siang dan sore hari. Suhu udara mencapai 29 derajat Celsius, namun sensasi panasnya atau RealFeel® menembus 35 derajat Celsius, diperparah dengan indeks UV yang mencapai angka 10—kategori sangat tidak sehat dan berisiko tinggi bagi aktivitas luar ruangan.
Sejak pagi hari, dikutip dari accuweather.com, kondisi cuaca relatif cerah dengan suhu berkisar 19–23 derajat Celsius. Namun, kualitas udara sudah berada pada level tidak sehat sejak dini hari, dengan kelembapan tinggi mencapai 99 persen yang membuat udara terasa lembap dan kurang nyaman, terutama bagi kelompok sensitif.
Memasuki pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, suhu mulai meningkat ke kisaran 23–26 derajat Celsius. Meski matahari mulai bersinar terang, potensi hujan ringan sudah mulai muncul dengan probabilitas mencapai 50 persen. Kondisi ini menandakan cuaca yang tidak stabil sejak pagi.
Puncak panas terjadi pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, saat suhu menyentuh 28–29 derajat Celsius dengan RealFeel® hingga 35 derajat Celsius. Indeks UV pada periode ini berada di level sangat tinggi, sehingga paparan sinar matahari langsung berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seperti dehidrasi dan iritasi kulit.
Namun, kondisi panas tersebut tidak berlangsung lama. Memasuki pukul 12.00 hingga 14.00 WIB, potensi hujan meningkat signifikan hingga 66 persen. Hujan singkat diperkirakan turun di berbagai wilayah, disertai langit yang umumnya berawan. Perubahan cuaca ini menjadi pola khas peralihan musim yang terjadi belakangan ini.
Pada sore hari, sekitar pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, cuaca cenderung berawan dengan suhu menurun ke kisaran 26–27 derajat Celsius. Meski intensitas hujan mulai berkurang, udara tetap terasa lembap dan kualitas udara masih berada di kategori tidak sehat.
Memasuki malam hari, suhu kembali turun ke angka 22–25 derajat Celsius dengan kondisi sebagian berawan. Kelembapan meningkat hingga di atas 90 persen, menciptakan suasana yang cukup pengap. Meski peluang hujan menurun menjadi sekitar 20 persen, awan tebal masih mendominasi langit Bandung.
Secara keseluruhan, probabilitas hujan hari ini mencapai 88 persen dengan total curah hujan sekitar 5,7 mm dan durasi hujan hingga 3,5 jam. Selain itu, terdapat potensi badai petir sebesar 26 persen, terutama pada siang hingga sore hari yang perlu diwaspadai.
Angin bertiup relatif tenang dengan kecepatan rata-rata 4–11 km/jam, namun sesekali dapat mencapai 22 km/jam. Jarak pandang masih cukup aman di angka 8 kilometer, meskipun tutupan awan mencapai hampir 60 persen sepanjang hari.
Dengan kondisi cuaca yang fluktuatif ini, masyarakat Bandung diimbau untuk tetap waspada. Hindari aktivitas di bawah terik matahari saat siang hari, gunakan pelindung seperti topi dan tabir surya, serta siapkan payung atau jas hujan untuk mengantisipasi hujan yang bisa turun sewaktu-waktu.
@uli