Search
Close this search box.

Karst Padalarang Tembus Layar Dunia, Lisa BLACKPINK Syuting Film Netflix di Bandung Barat

Proses syuting film Netflix Extraction: Tygo yang dibintangi Lisa BLACKPINK di kawasan karst Indiana Camp, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (20/1/2026). Lokasi wisata tersebut ditutup sementara selama proses produksi film berskala internasional./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG — Kawasan karst Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kembali mencuri perhatian dunia internasional. Bentang alam perbukitan kapur yang selama ini identik dengan aktivitas tambang kini berubah menjadi panggung produksi film aksi Netflix berjudul Extraction: Tygo, spin-off dari waralaba Extraction yang dibintangi Lisa BLACKPINK bersama aktor Korea Selatan Ma Dong-seok (Don Lee) dan Lee Jin-uk.

Lokasi wisata Indiana Camp di Kecamatan Cipatat dipilih sebagai salah satu setting utama syuting karena karakter lanskapnya yang dramatis dan sinematik. Proses pengambilan gambar berlangsung sejak pertengahan Januari 2026, setelah melalui tahap persiapan panjang yang dimulai sejak akhir 2025.

Pengelola Indiana Camp, Ikbal Kamal Pasya, mengatakan proses penataan lokasi justru memakan waktu lebih lama dibanding syuting itu sendiri.

“Setelah ada kepastian lokasi, kami langsung masuk ke tahap persiapan dan penataan area sesuai kebutuhan produksi. Karena itu, destinasi kami tutup sementara mulai 27 Desember 2025 hingga rencana dibuka kembali 28 Januari 2026,” kata Ikbal saat ditemui, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan, syuting aktif hanya berlangsung selama lima hari, yakni pada 18–22 Januari 2026. Namun, tantangan terbesar adalah menjaga kualitas visual agar sesuai standar produksi film internasional.

“Kami membantu mediasi dengan pihak sekitar agar aktivitas industri kapur dihentikan sementara dan diberikan kompensasi selama proses syuting,” ujarnya.

Dalam film Extraction: Tygo, kawasan Indiana Camp akan ditampilkan sebagai latar perkampungan dan area berkumpul sesuai kebutuhan alur cerita aksi. Ikbal berharap kehadiran produksi berskala global ini dapat menjadi titik balik bagi arah pembangunan ekonomi lokal.

“Kami berharap ada efek domino bagi destinasi wisata di Bandung Barat. Ini bisa membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, sehingga tidak hanya bergantung pada industri tambang yang berisiko tinggi terhadap lingkungan,” ucapnya.

Baca Juga :  Menenun Identitas, Menggores Harapan: Batik Citengah Sumedang Kian Kompetitif

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat (Disparbud KBB) memastikan seluruh proses berlangsung secara resmi. Kepala Bidang Pariwisata Disparbud KBB, David Oot, menyatakan pihaknya telah menerima surat pemberitahuan sejak akhir 2025.

“Betul, kami sudah menerima surat permohonan dukungan syuting sejak 18 Desember 2025, rencananya memang di kawasan Indiana Camp,” kata David Oot saat dikonfirmasi.

Menurutnya, keterlibatan Lisa BLACKPINK yang memiliki basis penggemar global dapat memberi dampak jangka panjang bagi citra pariwisata daerah.

“Kita berharap ini punya dampak besar untuk keberlangsungan wisata di Bandung Barat sehingga bisa dikenal hingga ke tingkat dunia,” tuturnya.

Produksi Extraction: Tygo melibatkan kolaborasi lintas negara antara Big Punch Pictures, Nova Film, B&C, serta Nation Pictures dari Indonesia. Film ini menjadi contoh konkret bagaimana kekayaan alam Indonesia dapat berperan sebagai aset strategis dalam diplomasi budaya dan industri kreatif global.

Usai proses syuting, Indiana Camp dijadwalkan kembali dibuka untuk umum pada 28 Januari 2026. Kawasan karst Padalarang pun diharapkan tak lagi hanya dikenal sebagai wilayah tambang, tetapi juga sebagai destinasi wisata dan lokasi film berkelas internasional yang membawa manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat setempat. @kanaya

Baca Berita Menarik Lainnya :