VISI.NEWS | JAKARTA – Kebakaran terjadi di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4/2026). Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 07.15 WIB itu menyebabkan proses evakuasi besar besaran terhadap para penghuni gedung, dengan total sementara 19 orang berhasil diselamatkan oleh petugas gabungan.
Kronologi kejadian bermula saat api mulai muncul tidak lama setelah sebagian penghuni dan pekerja memasuki area apartemen sekitar pukul 07.00 WIB. Api kemudian dengan cepat menimbulkan asap tebal yang memenuhi bagian dalam gedung, sehingga menyulitkan proses penyelamatan dari jalur dalam bangunan.
Petugas pemadam kebakaran yang berada tidak jauh dari lokasi langsung bergerak cepat melakukan upaya pemadaman sekaligus evakuasi. Namun, karena kondisi asap yang pekat, evakuasi penghuni yang terjebak tidak dapat dilakukan melalui koridor dalam gedung.
Sebagai alternatif, petugas melakukan evakuasi melalui bagian luar gedung dengan menggunakan tangga berjenjang yang dipasang dari lantai dasar hingga lantai 6. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk mengeluarkan satu per satu penghuni yang masih berada di dalam unit apartemen.
Dalam proses evakuasi, sejumlah penghuni diikat dengan tali pengaman untuk memastikan keselamatan saat diturunkan melalui tangga darurat tersebut. Sementara itu, petugas juga mendirikan posko informasi untuk mendata penghuni yang telah berhasil dievakuasi maupun yang masih dalam proses pencarian.
Hingga pukul 09.25 WIB, petugas damkar masih terus melakukan pemadaman api di lokasi kejadian. Kondisi gedung masih dipenuhi asap sehingga proses penyisiran dan evakuasi lanjutan terus dilakukan dengan sangat hati hati.
Data sementara menyebutkan sebanyak 19 orang berhasil dievakuasi dari berbagai lantai gedung. Beberapa di antaranya membutuhkan bantuan oksigen akibat terdampak asap, sementara sejumlah lainnya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Di antara korban yang dievakuasi terdapat warga lanjut usia hingga anak muda, termasuk Theressia (59) dan Jefri (68) yang membutuhkan bantuan oksigen, serta Sania (15) yang dibawa ke RS Royal Taruma. Selain itu, terdapat pula korban lain seperti Fairuz (25), Vilari (29) dari lantai 12, hingga Tam (95) yang dievakuasi dari lantai 16.
Salah seorang saksi mata yang merupakan pekerja retail di area apartemen, Abdul, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sangat cepat setelah jam operasional pagi dimulai. Ia menyebut api mulai terlihat sekitar 15 menit setelah gedung mulai aktif digunakan.
“Jadi, kan kita udah mulai masuk jam 07.00 WIB tuh, terus tadi terjadinya (kebakaran) jam 07.15 WIB gitu,” kata Abdul, Kamis (30/4/2026).
Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat cepatnya penyebaran asap dan tantangan evakuasi di gedung bertingkat tinggi. Proses penanganan masih terus dilakukan hingga api benar benar dapat dipadamkan dan seluruh penghuni dipastikan dalam kondisi aman. @desi