Search
Close this search box.

Keluarga Eli Dahliahsari Hibahkan Tanahnya untuk Normalisasi Sungai Cikeruh di Rancaekek

Ny. Eli Dahliahsari (48) menghibahkan lahannya untuk pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh di Kampung Bojongpulus RT 01/RW 07 Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Kamis (5/8/2021)./visi-news/budimantara

Bagikan :

VISI.NEWS – Keluarga besar Ny. Eli Dahliahsari (48), warga Kampung Bojongpulus RT 01/RW 07 Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung menghibahkan lahannya untuk pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh di kampung tersebut, Kamis (5/8/2021).

Sekitar 50 tumbak (kl 70 meter persegi) lahannya yang dihibahkan itu untuk mendukung suksesnya program revitalisasi atau normalisasi Sungai Cikeruh yang dipelopori oleh Bupati Bandung HM Dadang Supriatna.

Hal itu diungkapkan Eli saat melihat pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh di Kampung Bojongpulus tersebut.

Eli mengatakan, bahwa keluarga besarnya telah mengikhlaskan lahannya digunakan untuk program revitalisasi Sungai Cikeruh.

“Dengan adanya pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh ini, diharapkan Kampung Bojongpulus tidak lagi kebanjiran saat musim hujan. Kami sendiri menjadi salah satu korban banjir luapan Sungai Cikeruh,” kata Eli kepada wartawan.

Eli juga turut mengapresiasi kinerja Anggota DPRD Kabupaten Bandung Yayat Sudayat dan Camat Rancaekek Baban Banjar yang sudah memfasilitasi dalam proses pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh tersebut.

“Warga yang selama ini terdampak banjir luapan Sungai Cikeruh, turut mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, termasuk kepada Anggota Dewan Yayat Sudayat dan Pak Camat Rancaekek Baban Banjar yang sudah bekerja keras merealisasikan dan mewujudkan pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh,” kata Eli.

Selain keluarga besar Eli, sejumlah pihak berharap warga lainnya sebagai pemilik lahan turut menghibahkan lahannya untuk mensukseskan pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh dalam upaya penanggulangan banjir. Di lapangan sejumlah warga sudah mulai membongkar rumahnya dengan sukarela yang akan terkena pengerjaan revitalisasi sungai tersebut.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Yayat Sudayat mengapresiasi kepada warga yang sudah merelakan lahannya dihibahkan untuk pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh. Mengingat sudah 56 tahun, belum ada upaya pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh yang saat ini kondisinya dangkal dan sempit sehingga rawan banjir.

Baca Juga :  PGE Sabet Going Digital Awards 2025, Teknologi Panas Bumi RI Diakui Dunia

“Warga sudah merelakan lahannya dihibahkan. Ini sebagai bukti warga sangat mendukung pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh yang sebelumnya rawan banjir,” kata Yayat Sudayat.

Ia berharap, para pengusaha yang ada di wilayah Rancaekek Kabupaten Bandung untuk membantu dalam pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh. “Keterlibatan para pengusaha, khususnya dalam pengadaan anggaran sangat diharapkan sekali. Termasuk para pengusaha yang ada di wilayah Jatinangor dan Cimanggung Kabupaten Sumedang untuk berpartisipasi dalam pengerjaan revitalisasi Sungai Cikeruh dan Sungai Citarik ini. Mengingat aliran air Sungai Cikeruh berasal dari kawasan Jatinangor,” katanya.

Yayat Sudayat mengatakan, pengerjaan normalisasi sungai itu diharapkan rampung selama empat hingga lima bulan ke depan. “Kami berharap setelah pengerjaan normalisasi Sungai Cikeruh ini selesai, dan turun hujan aliran air lancar dan tidak menimbulkan banjir. Walaupun terjadi genangan air, aliran airnya akan lebih cepat mengalir,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, dalam pengerjaan normalisasi sungai itu dengan cara sebagian aliran air sungainya diluruskan, sehingga tidak terjadi kelokan aliran sungai. “Dengan adanya pelurusan aliran sungai itu memanfaatkan lahan milik warga yang sudah dihibahkan,” katanya.

Pantauan di lapangan, sejumlah warga terlihat antusias dalam program normalisasi sungai dengan cara swadaya dan melibatkan para pengusaha. Bahkan warga gotong royong menyiapkan makanan untuk para pekerja yang melaksanakan normalisasi sungai tersebut.

Hal itu sebagai bukti masyarakat Kampung Bojongpulus telah menumbuhkan jiwa sosial dan semangat gotong royong dalam menata lingkungan. @bud

Baca Berita Menarik Lainnya :