VISI.NEWS | JAKARTA – Kementerian Agama telah menerima 110.553 formasi untuk Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) berharap bahwa penambahan jumlah CASN ini dapat membawa perubahan signifikan dalam birokrasi dan memiliki dampak yang lebih besar bagi masyarakat. Selain itu, PANRB juga berfokus pada perekrutan talenta digital.
Pada hari Rabu (29/05), Kementerian Agama menyerahkan formasi CASN kepada seluruh satuan kerja, kantor wilayah, serta perguruan tinggi keagamaan negeri di seluruh Indonesia. Formasi tersebut terdiri atas 20.772 CPNS dan 89.781 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, mengatakan bahwa berbagai formasi di lingkungan Kementerian Agama memiliki peran penting dalam memberikan wawasan terkait program pembangunan yang dilakukan pemerintah.
Sebagai contoh, pelibatan penyuluh agama dan penghulu sangat penting untuk menjembatani program prioritas pembangunan dengan masyarakat. “Misalnya, penghulu bisa menekankan soal penanganan stunting kepada calon pengantin. Kemudian, penyuluh agama tentu saja harus terus mendorong moderasi beragama,” ujar Anas.
Dengan adanya penambahan formasi CASN ini, diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat proses transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama. Ini merupakan langkah penting dalam upaya pemerintah untuk mewujudkan birokrasi yang lebih efisien dan efektif.
@rizalkoswara