Kerikil Lempar Jumrah pun Disemprot Disinfektan

Ilustrasi./saudi gazette/via minanews.net.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Sesuai standar protokol kesehatan Saudi, kerikil-kerikil yang akan digunakan jemaah melempar jumrah pun sudah disterilkan dengan penyemprotan disinfektan.

Pada Jumat (31/1) dan Sabtu (1/8) jemaah haji melaksanakan lempar jumrah di kawasan Mina, sebagai sesi akhir perjalanan ibadah haji.

Otoritas haji Saudi termasuk mencegah jemaah untuk mencium Hajar Aswad, untuk membatasi kemungkinan penyebaran infeksi. Menurut Saudi Gazette seperti dilansir Minanews.net.

Seluruh jemaah juga wajib mengenakan masker wajah dan menjaga jarak fisik, mulai saat salat berjemaah, tawaf, hingga lempar jumrah.

Arab Saudi pun membatasi jemaah haji sekitar 10.000 peziarah di tengah pandemi corona.

Setelah menyelesaikan wukuf di Arafah pada Kamis (30/7), para peziarah menuju ke dataran Muzdalifah untuk bermalam, sebelum menuju ke Mina, di sebelah timur kota suci Mekah.

Jemaah melanjutkan prosesi terakhir melempar jumrah dengan tujuh kerikil ke dinding sebagai representasi Iblis, untuk mengingatkan jemaah tentang upaya terus-menerus iblis menggoda manusia ke jalan sesat.

Setelah selesai menunaikan seluruh rangkaian haji, jemaah haji sesuai protokol kesehatan akan mengikuti karantina rumah

Arab Saudi sejauh ini telah mencatat 274.219 infeksi Covid-19, termasuk 2.842 kematian, dan 231.198 pemulihan. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Epin, Jagal yang Meninggal itu Sosok Multitalenta yang Dekat dengan Masyarakat

Sab Agu 1 , 2020
Jangan Lupa Bagikan– Kang Pahna sudah dua tahun menduda karena istrinya meninggal dunia. Dari perkawinannya itu memiliki dua orang anak. Kini kedua anaknya menjadi yatim piatu. VISI.NEWS – Epin Supriatna (50), tukang jagal yang meninggal saat menyembelih hewan kurban di Kampung Gunungdongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, […]