VISI.NEWS — Peringatan Ulang Tahun Kelompok Penyayi Jalanan (KPJ) Jawa Barat ke 30, dilaksanakan secara Sederhana di Jalan Parakan Saat (Cipamokolan Lama) No 15 Antapani, Minggu (3/10).
Ketua Umum KPJ Jabar Martha Topeng, mengatakan peringatan tersebut sengaja dilaksanakan sederhana mengingat situasi dan kondisi yang saat ini masih dikungkung oleh pandemi Covid19 yang masih berlangsung.
“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran pengurus yang telah berpartisipasi dalam peringatan HUT ke 30 KPJ Jabar ini. Semoga Alloh SWT membalas segala kebaikan yang telah diberikan kepada KPJ Jabar,” ujar disela sela peringatan HUT KPJ Jabar, Minggu (3/10).
Sementara Sekum KPJ Jabar, Hadi Widjaya membuat catatan kaki 30 Tahun KPJ Jabar. 30 tahun KPJ Jabar kata dia, pada awalnya berkaitan erat dengan diselenggarakanya silaturahmi KPJ se pulau Jawa, bertajuk “Tembang Merdeka Nusantara 1989″ di GOR Saparua Bandung tanggal 1 September 1989. ” Pada saat itu ada KPJ Surabaya, KPJ Malioboro, Yogyakarta, , Pasar Senen (Passen), Viva Lapsko, KPJ Ulujami, dan KPJ Bandung. Bahkan kala itu menampilkan bintang tamu Nicky Ukur dan Yan Hartian. Dan tanggal 1 September itu menjadi lahir lahirnya KPJ Bandung,” terang Hadi.
Dijelaskannya, Hadi Widjaya sejak 1987 telah menjadi bagian dari keluarga KPJ Malioboro, Yogyakarta. di Malioboro, dia berkenalan dengan Deddy Koral asal Bandung, dengan karyanya “Sukandak” yang menceritakan seorang tukang beca yang mati gantung diri akibat becaknya diambil oleh Tibum (sekarang Satpol PP).
“Saat itu saya juga berkenalan dengan Mas Anto Baret usai acara ‘Tembang Merdeka’. Lalu kami meluncur ke Parang Teritis, Yogyakarta. Lalu tahun 1988 saya ke Bandung dan ngamen di Cika pundung serta bertemu lagi dengan Mas Martha, yang sebelumnya ketemu di Bali tahun 1983. Saya pun mengajak Mas Martha untuk membuat acara silaturahmi KPJ se Jawa dengan menggunakan nama Kelompok Pemusik Kaki Lima (KPKL) Bandung yang dipimpin Doni Popies,” papar Jadi.
Seiring dengan berjalannya waktu, saat itu terbentuklah nama KPJ Jawa Barat, yang di deklarasikan 30 Agustus tahun 1990 sebagai ketuanya Soegiyanto Marthadinayta alias Martha Topeng.
“Kemudian tahun 1993-2019 jabatan ketua dipegang oleh Chardi Suwartono (alm). Adapun jabatan Plt sebelum ada ketua KPJ Jabar devinif dipegang okeh Yullius Derita Sakti. Hingga saat ini jabatan. ketua baru kembali dipegang Martha Topeng hasil musywarah mufakat,” tandasnya.
Ucapan selamat atas HUT KPJ Jabar datang dari artis Mang Saswi, sutradara Yosep Muldiana dan staf ahli walikota Bandung Priana. Masing-masing mereka mengaku bangga dengan masih solidnya KPJ Jabar ini. @pih