Search
Close this search box.

Kucing dan Anjing Bikin Dompet Pemilik Paling Terkuras

kucing dan anjing menjadi hewan peliharaan dengan pengeluaran bulanan tertinggi dibanding jenis hewan lainnya. /visi.news/ist

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Hewan peliharaan kini bukan sekadar penjaga rumah atau hiburan semata. Di Indonesia, keberadaan “anabul” sudah menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus pendamping emosional, terutama bagi generasi muda. Temuan terbaru survei Jakpat pada Mei 2026 menunjukkan, kucing dan anjing menjadi hewan peliharaan dengan pengeluaran bulanan tertinggi dibanding jenis hewan lainnya.

Survei yang melibatkan 1.254 responden itu mengungkapkan bahwa hewan peliharaan memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Sebanyak 63 persen responden mengaku hewan peliharaan membantu meredakan stres dan memperbaiki suasana hati.

Research Lead Jakpat, Septiana Widi Sugiastuti, menjelaskan bahwa tren memelihara hewan kini semakin kuat di kalangan anak muda, khususnya Gen Z.

“Banyak anak muda menjadikan hewan peliharaan sebagai companion atau teman di rumah. Data menunjukkan 67 persen Gen Z memelihara hewan agar memiliki teman di rumah,” ujarnya.

Belum Siap Tanggung Jawab Jadi Alasan Tak Memelihara Hewan

Meski tren memelihara hewan meningkat, tidak semua masyarakat tertarik memiliki peliharaan. Survei menunjukkan 44 persen responden merasa belum yakin mampu bertanggung jawab terhadap hewan.

Sementara itu, lebih dari separuh responden dari generasi Gen X mengaku keterbatasan ruang menjadi alasan utama mereka tidak memelihara hewan.

Kucing Jadi Raja Hewan Peliharaan

Dari seluruh jenis hewan peliharaan, kucing menjadi yang paling populer di Indonesia. Sebanyak 58 persen responden menyebut kucing sebagai hewan yang paling ingin dipelihara, sementara 75 persen mengaku sudah memelihara kucing di rumah.

Posisi berikutnya ditempati ikan dan burung yang juga cukup diminati masyarakat.

Menurut Septiana, popularitas kucing terlihat merata baik di kalangan laki-laki maupun perempuan. Sementara anjing sedikit lebih populer di kalangan perempuan.

Baca Juga :  FC Gifu Bersiap Menjamu Matsumoto di Pekan Ke 15

“Kucing masih menjadi hewan favorit baik bagi laki-laki maupun perempuan. Sedangkan anjing tampak sedikit lebih populer di kalangan perempuan dibanding laki-laki,” katanya.

Kucing dan Anjing Paling Mahal Dirawat

Dari sisi pengeluaran, mayoritas pemilik hewan menghabiskan biaya di bawah Rp300 ribu per bulan untuk makanan dan minuman peliharaan mereka.

Namun, biaya perawatan kucing dan anjing jauh lebih tinggi dibanding ikan atau burung. Sekitar 15 hingga 27 persen pemilik kucing dan anjing mengaku mengeluarkan dana Rp300 ribu hingga Rp750 ribu setiap bulan.

Sementara pemilik ikan dan burung rata-rata hanya menghabiskan biaya di bawah Rp100 ribu per bulan.

Menurut Septiana, tingginya pengeluaran untuk anjing dan kucing berkaitan dengan kebutuhan makan yang lebih intensif.

“Mayoritas pemilik anjing dan kucing rata-rata mengeluarkan Rp100 ribu sampai Rp300 ribu per bulan untuk kebutuhan dasar anabul mereka. Hal ini sejalan dengan frekuensi makan yang cukup sering, di mana 41 persen anjing dan 47 persen kucing diberi makan tiga kali sehari,” jelasnya.

Whiskas Jadi Merek Makanan Kucing Paling Dominan

Survei juga mengungkap dominasi merek makanan kucing di Indonesia. Whiskas menjadi merek dengan tingkat awareness tertinggi mencapai 79 persen.

Di bawahnya ada Me-O dengan 58 persen dan Royal Canin sebesar 50 persen.

Dari sisi penggunaan, Whiskas kembali mendominasi dengan digunakan oleh 55 persen pemilik kucing. Me-O dipakai 34 persen responden, sementara Bolt digunakan 23 persen responden.

Adapun merek premium seperti Royal Canin hanya digunakan 21 persen pemilik kucing. Hal ini menunjukkan mayoritas pemilik lebih memilih produk yang terjangkau dan mudah ditemukan.

“Whiskas menjadi merek makanan kucing yang paling dikenal sekaligus paling banyak digunakan. Kombinasi harga, ketersediaan, dan kepercayaan konsumen sangat memengaruhi pilihan,” tegas Septiana.

Baca Juga :  Arab Saudi Digitalisasi Umrah 1448 H Lewat Masar Nusuk

Survei ini memperlihatkan bahwa hubungan masyarakat Indonesia dengan hewan peliharaan semakin erat. Bukan hanya sebagai hiburan, hewan kini telah menjadi teman emosional yang membuat pemilik rela mengeluarkan biaya lebih besar demi kenyamanan dan kesehatan peliharaan mereka.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :