Search
Close this search box.

Pemkot Sukabumi Akan Tutup TPS, Masyarakat Diajak Pemilahan Sampah dari Rumah

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana./visi.news/Pemkot Sukabumi.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUKABUMI – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi akan menutup Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di berbagai lokasi sebagai langkah penanganan persoalan sampah. Namun sebelum TPS ditutup, pemerintah terlebih dahulu akan memasifkan sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat hingga tingkat kelurahan, RW, dan RT.

Menurut Bobby, langkah itu dilakukan karena kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul saat ini sudah mengalami kelebihan kapasitas atau overload. Karena itu, pemerintah mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah tangga agar volume sampah yang dibuang ke TPA dapat berkurang.

“Kita sama-sama mengetahui bahwa TPA Cikundul saat ini statusnya sudah overload, maka dari itu kami akan melakukan sosialisasi secara masif di kelurahan, ke-RW-an, beserta RT, untuk masyarakat kompak melakukan pemilahan sampah sehingga sampah selesai dari rumah tangga dan di wilayah masing-masing. Kami akan memulai sosialisasi, kemudian menutup TPS setelah sosialisasi tersebut dilakukan,” ujar Bobby melalui media sosial miliknya.

Selain keterbatasan kapasitas TPA, langkah ini juga dipengaruhi keterbatasan anggaran Dinas Lingkungan Hidup dalam merekayasa pengelolaan TPA Cikundul, termasuk tingginya kebutuhan biaya operasional, khususnya bahan bakar. Bobby menyebut, sejumlah daerah di Indonesia juga telah menerapkan pola pemilahan sampah dari rumah sebagai solusi mengurangi penumpukan sampah.

Ia menjelaskan, skema pemilahan sampah nantinya mencakup pemisahan sampah organik, nonorganik, dan residu. Pemerintah berharap masyarakat dapat kompak dan bahu-membahu bersama pemerintah dalam menjalankan program tersebut.

“Di beberapa wilayah di Indonesia, sudah diberlakukan pemilahan sampah dari rumah masing-masing, organik, nonorganik, dan juga residu. Mudah-mudahan ini bisa diterapkan di Kota Sukabumi, masyarakat bisa kompak bahu-membahu dengan pemerintah,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Gaji Ke-13 Cair Juni 2026

Saat ini, volume sampah yang masuk ke TPA Cikundul mencapai sekitar 185 ton per hari. Jumlah tersebut bahkan meningkat pada akhir pekan dan hari libur seiring bertambahnya wisatawan yang datang ke Kota Sukabumi, sehingga membuat tumpukan sampah di TPA Cikundul semakin menggunung. @andri

Baca Berita Menarik Lainnya :