Search
Close this search box.

Seluruh Jamaah Haji asal Riau Bergerak ke Makkah

Jemaah haji Indonesia bersiap berangkat dari Madinah menuju Makkah /visi.news/iLiputan6.

Bagikan :

VISI.NEWS | PEKANBARU – Seluruh jamaah calon haji gelombang pertama asal Provinsi Riau telah bergerak dari Madinah menuju Makkah, Arab Saudi. Sebelum melanjutkan perjalanan, para jamaah terlebih dahulu singgah di Masjid Bir Ali untuk mengambil miqat dan melaksanakan niat umrah wajib.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengatakan kelompok terbang (kloter) terakhir yang diberangkatkan menuju Makkah adalah Kloter BTH 12. Berdasarkan laporan petugas kloter, keberangkatan jamaah dari Madinah menuju Makkah dilakukan pada Rabu (13/5/2026).

“sebanyak 434 Jemaah tergabung dalam BTH 12 sudah berangsur meninggalkan kota Madinah, sebelum menuju kota Makkah, jamaah terlebih dahulu singgah di Masjid Bir Ali untuk mengambil miqat umrah wajib,” kata Defizon dalam keterangannya dikutip, Kamis (14/5/2026).

Defizon menjelaskan, jamaah yang lebih dahulu tiba di Makkah, seperti Kloter BTH 10 asal Kota Pekanbaru, Indragiri Hulu, Kampar, dan Bengkalis, telah melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram. Pelaksanaan ibadah tersebut dipandu langsung oleh masing-masing ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu).

Ia menyebutkan terdapat 10 jamaah yang menggunakan kursi roda dan mendapat fasilitas layanan disabilitas selama pelaksanaan ibadah umrah. Selain itu, masih ada tiga jamaah yang belum dapat melaksanakan umrah wajib karena kondisi sakit dan belum suci.

“Bagi jemaah yang sakit dan berhalangan akan melaksanakan umrah wajib setelah kondisi sehat dan suci,” tambah Defizon.

Lebih lanjut, Defizon mengatakan sebagian besar jamaah haji asal Riau yang berada di Makkah dan telah menunaikan umrah wajib juga telah menyelesaikan pembayaran dam sebagai bagian dari pelaksanaan haji tamattu’.

Menurutnya, pembayaran dam dilakukan sebagai ketentuan bagi jamaah yang melaksanakan haji tamattu’, yakni mendahulukan ibadah umrah sebelum pelaksanaan ibadah haji.

Baca Juga :  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Sabtu 9 Mei 2026

“Pembayaran dam dilaksanakan langsung kepada Adhohi, pengelola dam resmi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi,” terang Defizon. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :