VISI.NEWS | BANDUNG – Pemborosan pangan yang berujung pada food waste adalah masalah serius yang berdampak buruk bagi lingkungan. Indonesia sendiri menghasilkan sekitar 20,93 juta ton sampah makanan setiap tahunnya, menurut data dari UN Environment Programme (UNEP) tahun 2022.
Selain berdampak pada lingkungan, membuang makanan juga tidak dibenarkan dalam ajaran agama. Islam, sebagai agama yang fleksibel dan memperhatikan kesejahteraan umatnya, menekankan pentingnya menjaga pola konsumsi yang tidak berlebihan.
Alwi Jamalulel Ubab, seorang alumni Khas Kempek dan Mahad Aly Jakarta, menekankan bahwa menjaga pola konsumsi adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Islam mengajarkan umatnya untuk membeli makanan secukupnya, tidak membuang makanan, serta mengolah sisa makanan menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti kompos.
Allah SWT dalam Al-Qur’an juga menegaskan pentingnya tidak berlebihan dalam makan dan minum. Dalam Surat Al-A’raf ayat 31, Allah berfirman:
“Wahai anak cucu Adam, Pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)
Ayat ini menunjukkan bahwa berlebihan dalam mengonsumsi makanan tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada lingkungan.
Nabi Muhammad SAW juga sangat memperhatikan pola konsumsi umatnya. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:
“Makanlah, minumlah, pakailah (pakaian) dan bersedekahlah tanpa berlebihan. Sungguh Allah menyukai melihat nikmat-Nya ada pada hamba-Nya,” (HR. Ahmad).
Selain itu, Rasulullah SAW memberikan panduan dalam menjaga pola makan, yakni dengan membagi perut ke dalam tiga bagian: sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara.
“Tidak ada wadah yang penuh dan lebih buruk dari perut manusia. Cukuplah untuk memakan makanan yang dapat memberikan energi bagi tubuh, jika manusia melakukannya maka tidaklah mengapa. Sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga lagi untuk udara,” (HR. Ahmad).
Menghindari pemborosan makanan bukan hanya sekadar gaya hidup sehat, tetapi juga bagian dari ajaran Islam. Dengan menjaga pola konsumsi yang bijak, kita tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri tetapi juga membantu melestarikan lingkungan. Islam memberikan solusi terbaik untuk mengatasi food waste dengan mengajarkan umatnya untuk tidak berlebihan dalam makan dan minum serta lebih peduli terhadap lingkungan. @ffr