Search
Close this search box.

Mengenal Rute dan Tarif Damri di Bandung

Bus Damri. /visi.news/ist

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Moda transportasi massal Damri masih menjadi pilihan utama warga Bandung untuk mobilitas sehari-hari. Salah satu rute populer adalah Leuwipanjang–Majalaya yang menyasar warga Bandung Selatan. Rute ini sudah beroperasi sejak 2017 dan terus menjadi tumpuan masyarakat untuk menuju pusat kota maupun kawasan industri di Majalaya.

Bus Damri Leuwipanjang–Majalaya berangkat dari Terminal Leuwipanjang dan berakhir di Terminal Majalaya. Dalam perjalanannya, bus melewati sejumlah titik penting seperti Jalan BKR, Mohammad Toha, Bojongsoang, Baleendah, Siliwangi, Laswi, Babakan, dan Ciparay. Trayek ini disiapkan sebagai bagian dari uji coba Bus Rapid Transit (BRT) Metropolitan Bandung Raya.

Pada tahap awal, hanya tiga unit bus yang dioperasikan dari total sepuluh unit yang disiapkan. Setiap bus berukuran tiga per empat berwarna biru ini memiliki kapasitas 20 kursi dan ruang berdiri untuk 20 penumpang. Dengan fasilitas AC, kenyamanan penumpang semakin terjaga dibandingkan moda transportasi lain seperti angkot maupun elf.

Dari sisi tarif, perjalanan Leuwipanjang–Majalaya dipatok Rp5.000 per orang. Harga ini dinilai cukup terjangkau dengan fasilitas yang memadai. Penumpang juga bisa menunggu di sembilan selter resmi yang telah disediakan di sepanjang jalur.

Untuk jadwal operasional, bus ini berangkat tujuh kali dalam sehari. Tiga keberangkatan pagi tersedia pukul 06.00, 08.00, dan 10.00. Siang hari ada jadwal pukul 12.00 dan 14.00, sementara sore hari tersedia pukul 16.00 dan 18.00. Dengan pola jadwal ini, penumpang dapat menyesuaikan kebutuhan perjalanan harian mereka.

Selain trayek Leuwipanjang–Majalaya, Damri juga mengoperasikan 11 trayek bus kota di Bandung dengan total 232 armada. Trayek ini terbagi menjadi dua kategori, yakni lima trayek dalam kota dan enam trayek aglomerasi yang menghubungkan Bandung dengan wilayah sekitar.

Baca Juga :  Persib Bangkit, Tahan Imbang Dewa United 2-2

Beberapa trayek populer di antaranya Cicaheum–Cibeureum dengan tarif Rp3.000, Leuwipanjang–Ledeng Rp5.000, Dipatiukur–Leuwipanjang Rp5.000, Elang–Jatinangor Rp4.000, serta Dipatiukur–Jatinangor via Tol dengan tarif Rp8.000. Ada pula Leuwipanjang–Cicaheum Rp5.000 dan Kebonkalapa–Cibiru Rp6.000.

Tidak hanya itu, Damri juga melayani trayek jarak menengah seperti Leuwipanjang–Ciburuy Rp5.000 dan Alun-Alun–Kotabaru Parahyangan Rp8.000. Dengan tarif yang relatif terjangkau, bus Damri menjadi solusi mobilitas bagi berbagai kalangan masyarakat, baik pekerja, pelajar, hingga wisatawan.

Hadirnya Damri dengan berbagai trayek dan tarif ini menunjukkan upaya pemerintah dan operator transportasi dalam menyediakan layanan publik yang aman, nyaman, dan terjangkau. Ke depan, penguatan sistem transportasi massal seperti Damri diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi sekaligus menekan kemacetan di Kota Bandung.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :