Menko PMK: Penanganan Covid – 19 akan Diarahkan Secara Sporadis Seperti Musiman

Menko PMK, Muhadjir Effendy, didampingi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, meninjau rumah susun Semanggi yang akan dibongkar karena tak layak huni, sambil membagikan masker kepada penghuni/visi.news/tok suwarto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, menyatakan, di masa mendatang kemungkinan kita tidak dapat menyelesaikan penanganan Covid – 19 seperti yang kita bayangkan sebelumnya.

“Berdasarkan perkembangan penanganan Covid – 19, di masa mendatang penanganannya diarahkan secara sporadis seperti musiman. Kadang-kadang terjadi, terkadang tidak terjadi dan tidak merata. Kita harus siap dengan kebiasaan protokol kesehatan. Memakai masker menjadi gaya hidup,” tutur Muhadjir Effendy kepada wartawan, seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi di pondok pesantren dan bagi penyandang disabilitas di Kota Solo, Kamis (2/9/2021).

Mengutip pernyataan Presiden Jokowi tentang sistem gas dan rem dalam penanganan Covid – 19 dan pelanggaran kegiatan ekonomi, Menko PMK menyatakan, penanganan Covid – 19 di masa mendatang akan mengarah dari pandemi ke endemi.
“Itu karena kemungkinan kita tidak dapat menyelesaikan penanganan Covid – 19 seperti yang kita bayangkan,” jelasnya.

Dalam kaitan itu, Muhadjir Effendy menegaskan, pemerintah berupaya agar seluruh masyarakat mendapatkan vaksinasi. Kegiatan vaksinasi semakin terbuka dan terus diupayakan agar pemasukan vaksin tidak terlambat.

Menko PMK menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri menjalin kerjasama secara bilateral maupun multilateral dengan berbagai negara untuk mendapatkan vaksin, baik dengan membeli maupun vaksin bantuan.
Kehadiran Menko PMK, Muhadjir Effendy, ke Kota Solo, didampingi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, juga meninjau bangunan rumah susun di Kampung Mojo yang dalam kondisi rusak dan tidak layak huni.
Rumah susun yang terdiri dari 2 unit dan dihuni para pekerja, pedagang dan penyandang disabilitas, akan dibongkar dan dibangun kembali Kementerian PUPR.

Di rumah susun yang tampak kumuh dan besi-besi di beberapa bagian yang lapisan betonnya mengelupas tampak berkarat. Di rumah susun itu, Menko PMK membagikan masker kepada para penghuni khususnya anak-anak dengan pesan agar dipakai untuk menjaga kesehatan. @tok

Baca Juga :  BULU TANGKIS: Jadwal Lengkap Thailand Open, Ahsan/Hendra Turun Gelanggang

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemprov Jateng Dorong Gerakan Jadi Orang Tua Asuh Masuk Program 'Satu OPD Satu Desa Binaan'

Jum Sep 3 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menanggulangi kemiskinan malalui beragam program, salah satunya menjadikan gerakan orang tua asuh bagi anak-anak yang ditinggalkan orang tua akibat Covid-19 sebagai bagian dari program “Satu OPD Satu Desa Binaan.” “Angka anak yatim piatu saat ini meningkat akibat banyaknya masyarakat yang terpapar […]