Mensos Resmikan “Sentra Kreasi ATENSI (SKA) eRCe Solo”

Editor Menteri Sosial, Tri Rismaharini bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, menyapa para penyandang disabilitas yang mendapat bantuan Kemensos pada peresmian Sentra Kreasi ATENSI (SKA) eRCe Solo/visi.news/tok suwarto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Aset Kementerian Sosial (Kemensos), Gedung Rehabilitasi Center (RC) Workshop “Prof. Dr. Soeharso” di kawasan Manahan, Kota Solo, yang belakangan sepi kegiatan kini diaktifkan sebagai “Sentra Kreasi untuk program Asistensi Rehabilitasi Sosial atau ATENSI (SKA) eRCe” bagi para penyandang disabilitas.

Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, Senin (30/8/2021), meresmikan Sentra Kreasi ATENSI (SKA) eRCe di Balai Besar Prof. Soeharso, bertepatan dengan ulang tahun Balai Besar Prof. Soeharso ke-70.

Menteri Sosial, Tri Rismaharini bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, menyapa para penyandang disabilitas yang mendapat bantuan Kemensos pada peresmian Sentra Kreasi ATENSI (SKA) eRCe Solo/visi.news/tok suwarto

Mensos mengungkapkan, Sentra Kreasi ATENSI merupakan program yang saat ini sedang dikembangkan Kementrian Sosial untuk membantu penyandang disabilitas agar mendapatkan pekerjaan. Salah satunya adalah membuat kursi roda bagi para penyandang cerebral palsy yang dibuat langsung oleh salah satu masyarakat Indonesia yaitu Syaiful.

“Ide awalnya adalah untuk membantu saudara kita penyandang disabilitas untuk bisa mengakses pekerjaan” ujar Tri Rismaharini.
Menurut Mensos, selain di Solo sebelumnya Kemensos telah mendirikan Sentra Kreasi ATENSI di daerah lain, seperti Bekasi, Magelang, Temanggung dan Solo merupakan kota keempat yang telah mendirikan Sentra Kreasi ATENSI.
Di Sentra Kreasi ATENSI terdapat kegiatan koperasi, gerai batik dan handycraft, gerai penjahitan dan sablon, gerai oleh-oleh khas Solo, tanaman hias dan hidroponik.
Pada peresmian tersebut, salah seorang penyandang disabilitas, Syaiful, memamerkan karyanya berupa kursi roda bagi penyandang cerebral palsy.

Pada peresmian tersebut, Mensos Tri Rismaharini menyerahkan bantuan program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 43 anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19, berupa tabungan masing-masing Rp 200.000,- untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti sembako dan nutrisi.

Baca Juga :  Polisi Ngamuk di Pos PSBB Bandung Berniat Kunjungi Orangtua

Selain itu, Mensos menyerahkan bantuan motor roda tiga bertenaga listrik dan bensin, lemari pendingin, mesin jahit, tongkat penuntun adaptif, prothese orthose long leg brace, alat bantu bagi penyandang cerebral palsy, bantuan kewirausahaan dan alat permainan edukatif kepada penyandang disabilitas.

Tri Rismaharini juga mengungkapkan, Kemensos akan membangun rumah susun (rusun) sekaligus tempat pelatihan kerja untuk para penyandang disabilitas dan mitra binaan Kemensos di Solo.
“Di belakang rencananya saya bangun rusun 100 unit. Lantai 1 untuk yang disabilitas. Mereka bisa berjualan di sini. Sedangkan yang lanjut usia kita latih urban farming, ternak ayam dan lele,” kata Risma.

Mensos menjelaskan, rumah susun tidak hanya dibangun di Solo. Kemensos akan membangun 6 blok di kota-kota besar, antara lain Medan, Palembang, Padang dan Makassar.@tok

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Porsi TKDN Terus Meningkat, PLN Gunakan Produk Lokal Rp 33 Triliun di Proyek Ketenagalistrikan

Sel Agu 31 , 2021
Silahkan bagikan Hingga Juli 2021, realisasi TKDN PLN mencapai 47,64 persen atau di atas realisasi 2020 sebesar 40,1 persen VISI.NEWS – PT PLN (Persero) terus meningkatkan pemakaian produk dalam negeri di berbagai proyek kelistrikan demi memacu pertumbuhan industri dan perekonomian nasional. Hingga Juli 2021, realisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) […]