VISI.NEWS | JAKARTA – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menanggapi tindakan sekelompok orang di Pabuaran, Cirebon, Jawa Barat, yang mencopot label ‘Masakan Padang’ dari sebuah rumah makan, sebuah aksi yang memicu perdebatan di media sosial mengenai eksklusivitas kuliner Minang. Fadli menekankan bahwa kesalahpahaman seperti ini tidak seharusnya terjadi. Politikus dari Gerindra ini juga menekankan pentingnya masyarakat untuk mendukung pelestarian kuliner Nusantara dengan tetap menjaga kualitas dan cita rasa, yang berlaku untuk semua jenis masakan dari seluruh penjuru Indonesia.
“Saya imbauannya budaya kuliner itu adalah budaya Nusantara milik kita bersama, harus kita jaga bersama. Memang tidak boleh ada kekeliruan, kesalahpahaman yang semacam itu ya,” katanya.
“Bukan hanya masakan minang, masakan padang, yang lain-lain juga, (masakan) Aceh, masakan Jawa, masakan misalnya Rawon, dan apapun ya. Saya kira harus dijaga cita rasanya, kualitasnya, dan terutama juga secara higienis,” kata Fadli Zon.
“Itu juga sangat penting. Saya kira itu yang harus kita dorong,” sambungnya.
Fadli mengimbau agar perdebatan di Cirebon dihentikan, menilai bahwa aksi tersebut tidak tepat. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara berhak untuk memasak dan menjual hasil masakannya.
“Iya, saya kira kalau sweeping itu keliru udah pasti. Jadi tidak boleh ada yang seperti itu, karena itu milik kita bersama sudah menjadi wilayah budaya publik,” imbuh dia. @ffr