VISI.NEWS – Meski di tengah pandemi Covid-19, warga di setiap sudut perkampungan tetap semangat dan antusias menggelar lomba-lomba dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia (RI). Seperti tampak di Kampung Karangasem, Desa Pakemitankidul, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sejumlah lomba dan permainan baik untuk anak-anak maupun untuk dewasa digelar oleh warga setempat. Warga pun cukup antusias mengikuti dan menonton kegiatan tersebut. Bahkan, warga mengaku terhibur dengan kegiatan yang rutin digelar setiap tahun tersebut.
“Sudah sejak tanggal 15 Agustus kemarin lomba digelar. Rata-rata lomba untuk anak-anak, namun untuk dewasa juga ada,” kata salah seorang panitia, Hani, kepada wartawan, Senin (17/8).
Menurut Hani, kegiatan lomba-lomba di antaranya balap karung, lomba memasukkan pensil, dan bermain bola pakai terong.
Kondisi pandemi Covid-19 tampaknya tidak menurunkan semangat warga untuk tetap menyambut peringatan kemerdekaan dengan berbagai kegiaan yang menghibur dan meramaikan suasana kampung.
“Tujuannya kan untuk memacu semangat kemerdekaan. Meski digelar secara sederhana, tapi tujuannya mengisi kemerdekaan,” tuturnya.
Hal yang sama juga digelar di Kampung Tanjungmulang, RW 07 Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya. Karang Taruna Karya Madani Unit-7 Setiaratu menggelar sejumlah kegiatan, salah satunya permainan “Gorewal”.
“Gorewal” merupakan perlombaan melintasi bambu sepanjang 10 meter yang terbentang di atas sungai Cimulu.
Ketua Karang Taruna Unit-7 Setiaratu, Aji Bagus. R. M, yang merangkap sebagai ketua panitia mengatakan, setiap peserta yang berhasil melintasi bambu “gorewal” berhak mendapatkan hadiah yang beraneka ragam, seperti pakaian, peralatan rumah tangga, dan makanan.
Perlombaan ini, lanjut Aji, merupakan perlombaan khas di wilayah Tanjungmulang, yaitu setiap tahunnya selalu hadir dan menjadi perlombaan yang dinanti masyarakat.
“Gorewal Tanjungmulang cukup terkenal di wilayah Setiaratu, terlebih wilayah pemukiman warganya terlintasi sungai Cimulu, sudah sejak dahulu dilaksanakan,” kata Aji.
Dikatakan Aji, peserta “gorewal” sendiri adalah anak-anak dan dewasa, baik dari wilayah setempat, maupun terkadang masyarakat tetangga turut serta mengikuti. Wilayah RW 07 Setiaratu terdiri dari 3 RT.
“Kegiatan ini selalu menjadi puncak acara pada rangkaian peringatan HUT RI dalam setiap tahunnya dan selalu berlangsung hingga sore hari,” ungkapnya. @arn