VISI.NEWS – Pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung, Polresta Bandung minta masyarakat untuk bersatu kembali. Bersatunya kembali masyarakat sangat penting dilakukan guna menjaga situasi keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Hendra Kurniawan, melalui Kapolsek Ciparay, AKP Suyatno, mengatakan bahwa pada masa jelang tahapan Pilkada, masyarakat terkotak-kotak dalam berbagai kubu, baik kubu 1, 2, dan 3.
Lanjut Suyatno, kini ketika Pilkada sudah selesai, masyarakat diharapkan untuk bersatu kembali demi terciptanya keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Bandung.
“Kalau masyarakat tidak bersatu, maka pengamanan pun akan terganggu. Dengan bersatunya masyarakat, Insyaa Allah Kamtibmas pun akan terjaga dengan situasi yg kondusif,” jelas Suyatno saat berpidato salam acara Tasyakur Binikmah HUT ke-2 Media Siber VISI.NEWS yang digelar di Gedung Wirakarya, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Rabu (22/12/2020) siang.
Menurut Suyatno, jika pasca Pilkada ini masyarakat masih terkotak-kotak, ini jelas termasuk ke dalam situasi yang rawan karena kemungkinan besar dapat terjadi keributan dan kriminalitas. Oleh karena itu, kata Suyatno, untuk kondusifitas Kamtibmas, diperlukan partisipasi dan dukungan dari semua lapisan masyarakat.
Pihaknya sangat menyetujui apa yang disampaikan oleh Yayat Hidayat, seorang tokoh masyarakat yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Di mana Yayat, panggilan akrabnya, menyampaikan hal yang serupa dalam acara Tasyakur Binikmah tersebut.
Lebih jauh Suyatno memaparkan, puncak dari masyarakat yang terbagi ke dalam kubu no 1, 2, dan 3 terjadi ketika pencoblosan. Namun kini, proses Pilkada sudah selesai, dan sekarang tidak ada lagi yang namanya kubu. “Kini saatnya bersatu kembali karena kita merupakan masyarakat Kabupaten Bandung,” tuturnya.
Menyinggung perihal situasi pandemi saat ini, Kapolsek menambahkan, wabah Covid-19 masih ada. Pihaknya meminta masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).
Kata Kapolsek, dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan, Camat Ciparay berperan sebagai Ketua Gugus Tugas, sementara pihaknya, sebagaimana dalam tupoksi Kepolisian, berperan sebagai Wakil Ketua 1, dan Danramil Ciparay sebagai Wakil Ketua 2 yang setiap harinya terus melaksanakan operasi yustisi.
Suyatno menambahkan, dalam giat yang dilaksanakan di lapangan, keberadaan media sangat diperlukan sebagai penyampai pesan kepada masyarakat tentang wabah yang saat ini melanda seluruh dunia, yakni Covid-19, dan juga mengenai pentingnya menerapkan Prokes.
“Adanya media jelas sangat membantu dalam meng-upload maupun meng-share informasi yang nantinya diterima atau dibaca oleh masyarakat,” jelasnya.
Suyatno memaparkan, seperti halnya gelaran Tasyakur Binikmah HUT ke-2 Media Siber VISI.NEWS ini, jajarannya bersama Satpol PP melaksanakan pengecekan terlebih dahulu sebelum acara dimulai. Kemudian tak lupa memastikan cek suhu, cuci tangan, dan jaga jarak bagi yang hadir sesuai Prokes yang berlaku.
“Kami berani menghadiri. Kami melakukan tahapan ini bukan semata-mata rewel, namun untuk kebaikan dan keselamatan bersama,” ungkapnya.
Suyatno juga menyebut ada himbauan dari Gubernur Jabar dan Bupati Bandung mengenai Nataru. Pihak Kepolisian melakukan pengamanan serta himbauan kepada masyarakat jelang Nataru berupa larangan yang sifatnya kerumunan dan kegiatan berwisata yang dibatasi.
Lanjut Suyatno, gelar pasukan sudah dilakukan dalam rangka persiapan pengamanan Nataru. Puncaknya kemungkinan terjadi pada hari Kamis (24/12/2020) untuk pengamanan tempat ibadah, seperti Gereja.
“Jelang Nataru, kesiapan pengamanan sudah sangat siap. Dalam pelaksanaannya, kami bersama media yang merupakan mitra kami nanti akan bergabung dalam pelaksanaan di lapangan. Ketika ada kegiatan, kita selalu didampingi. Kegiatan kita di-share dan di-upload ke medsos supaya masyarakat mengetahuinya,” pungkasnya. @yus