VISI.NEWS | BANDUNG – Nashville SC akan menjamu Tigres UANL dalam leg pertama semifinal CONCACAF Champions Cup di GEODIS Park pada Selasa (28/4/2026). Laga ini menjadi momen penting bagi wakil Amerika Serikat, namun harus dijalani tanpa penyerang andalan mereka, Sam Surridge.
Surridge dipastikan absen akibat gangguan kesehatan pada bagian punggung yang membuatnya harus menjalani pemantauan medis secara berkala. Ketidakhadirannya menjadi kehilangan besar bagi tim, mengingat ia merupakan pencetak gol terbanyak Nashville SC dengan torehan 10 gol sepanjang musim 2026.
Pelatih kepala Nashville SC, BJ Callaghan, menegaskan bahwa timnya tetap percaya diri menghadapi babak semifinal meskipun tanpa salah satu pilar utama di lini serang. Ia menyebut pengalaman tim dalam melewati tiga putaran sebelumnya menjadi modal penting.
“We’re proud to be in the semifinal. We’re proud to call it a semifinal (Kami bangga berada di semifinal. Kami bangga bisa menyebut ini sebagai semifinal),” kata BJ Callaghan.
Menurut Callaghan, pengalaman bermain dalam format dua leg yang telah dijalani timnya sepanjang turnamen memberikan keuntungan tersendiri, terutama dari sisi mentalitas pemain.
“We know exactly what it’s about. But at the same time, the structure of it being two legs is something that we’re now familiar with. Because we’ve done that three times (Kami tahu persis apa yang harus dihadapi. Namun di saat yang sama, format dua leg ini sudah menjadi sesuatu yang kami kenal, karena kami sudah menjalaninya tiga kali),” ujar BJ Callaghan.
Ia menambahkan bahwa timnya akan tetap berpegang pada prinsip permainan kolektif saat tampil di kandang sendiri. Hal ini dinilai penting untuk mengamankan hasil positif sebelum menjalani leg kedua di markas Tigres.
“We’ll be able to lean on those experiences for us to go into this game. But we don’t hide behind the fact that this is another step forward for the club and for this group (Kami akan mengandalkan pengalaman tersebut untuk menghadapi pertandingan ini. Namun, kami juga tidak menutupi bahwa ini adalah langkah maju berikutnya bagi klub dan tim in),” tutur BJ Callaghan.
Callaghan juga memastikan bahwa kondisi fisik para pemain berada dalam keadaan optimal untuk menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi melawan tim asal Meksiko tersebut.
“When we’re playing at home, we have a very defined way that we want to play (Ketika kami bermain di kandang, kami memiliki cara bermain yang sangat jelas sesuai dengan yang kami inginkan),” lanjutnya.
Tim pelatih Nashville SC disebut telah merampungkan seluruh persiapan taktis menjelang pertandingan. Mereka berambisi melanjutkan tren positif setelah mencatatkan hasil bersejarah sebagai tim MLS pertama yang meraih kemenangan di Estadio Azteca.
“We talk about that every single time, and we’ll stay true to our principles and the values of how we want to play (Kami membicarakan itu setiap saat, dan kami akan tetap berpegang teguh pada prinsip serta nilai-nilai cara kami ingin bermain),” tambah BJ Callaghan.
Secara statistik, Nashville SC tampil solid sepanjang turnamen dengan hanya kebobolan satu gol. Namun, absennya Surridge membuat peran pemain lain menjadi semakin krusial, termasuk gelandang Hany Mukhtar dan penjaga gawang Brian Schwake.
“We’ve done our preparation and we’ll put our gameplan in (Kami sudah melakukan persiapan dan akan menerapkan rencana permainan kami),” kata BJ Callaghan.
Schwake sendiri mencatatkan performa impresif dengan rekor 8 kemenangan, tanpa kekalahan, dan tiga hasil imbang sejak debutnya. Sementara itu, Mukhtar menjadi tumpuan lini depan setelah tampil menentukan dalam kemenangan atas Club América di babak perempat final.
“and I think we’re ready to kind of just be able to go toe-to-toe and eye-to-eye with them (Dan saya pikir kami siap untuk benar-benar bisa berhadapan secara seimbang dan setara dengan mereka),” pungkas BJ Callaghan.
Di sisi lain, Hany Mukhtar mengakui bahwa menghadapi klub besar seperti Tigres UANL bukanlah perkara mudah. Namun, ia menilai karakter tim menjadi kunci keberhasilan Nashville SC hingga mencapai babak semifinal.
“It’s not easy to play here (Tidak mudah bermain di sini),” ucap Hany Mukhtar.
Mukhtar juga menyoroti pentingnya menjaga kekompakan tim serta memaksimalkan setiap peluang yang didapatkan di lapangan.
“Club América is a huge club. It’s a good team, a lot of great players. But we showed character. We were compact and we used our chances (Club América adalah klub yang besar. Mereka tim yang bagus, dengan banyak pemain hebat. Tapi kami menunjukkan karakter. Kami bermain rapat dan memanfaatkan peluang yang kami miliki),” tutur Hany Mukhtar.
Pertandingan leg pertama ini menjadi penentu langkah awal bagi kedua tim dalam perebutan tiket ke final. Nashville SC akan berupaya memanfaatkan keunggulan bermain di kandang, sementara Tigres UANL mengincar hasil positif sebagai modal menghadapi leg kedua di Meksiko. @desi
Baca Juga: