- Inggris mengatakan tidak dapat mengambil anak di bawah umur.
VISI.NEWS – Inggris tidak dapat mengevakuasi anak-anak tanpa pendamping dari Afghanistan, Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan pada Kamis (19/8/2021) ketika ditanya tentang rekaman yang menunjukkan seorang anak kecil diserahkan ke tentara Barat di bandara Kabul.
Rekaman itu, yang tidak dapat segera diverifikasi oleh Reuters, menunjukkan seorang gadis kecil sedang menyerahkan tembok kepada tentara Inggris dan AS di bandara Kabul.
Wallace mengatakan anak itu melewati tembok saat keluarganya dibawa keluar.
Seorang anak Afghanistan tidur di lantai kargo C-17 Globemaster III Angkatan Udara AS, tetap hangat dengan seragam Airman First Class Nicolas Baron, loadmaster C-17, selama penerbangan evakuasi dari Kabul, Afghanistan, 18 Agustus 2021. (Reuters)
Seorang anak Afghanistan tidur di lantai kargo C-17 Globemaster III Angkatan Udara AS, tetap hangat dengan seragam Airman First Class Nicolas Baron, loadmaster C-17, selama penerbangan evakuasi dari Kabul, Afghanistan, 18 Agustus 2021. (Reuters)
“Kami tidak bisa mengambil anak di bawah umur sendiri,” kata Wallace kepada Sky News ketika ditanya tentang rekaman itu. “Anda akan menemukan seperti yang Anda lihat dalam rekaman yang saya pikir Anda tunjukkan sekarang, anak itu diambil – itu karena keluarga juga akan diambil”.
“Ini akan menjadi tantangan untuk mencoba melewati kerumunan itu,” kata Wallace.
“Kami sedang mencari cara lain untuk menghadapinya, tapi itulah yang terjadi.”
Wallace mengatakan tentara Inggris di bandara menghadapi situasi sulit mengingat keputusasaan beberapa warga Afghanistan untuk pergi.
“Sangat sangat sulit bagi para prajurit seperti yang Anda lihat dalam rekaman Anda sendiri, berurusan dengan beberapa orang yang putus asa, banyak dari mereka hanya ingin meninggalkan negara itu,” kata Wallace.
Pasukan Inggris akan tetap berada di Kabul selama pasukan AS menjalankan bandara, tambah Wallace.@mpa/al arabiya