OT Group Guyur Rp 1,3 Miliar untuk Atlet Peraih Medali di Olimpiade 2020

Editor Apriyani Rahayu, Greysia Polii, Eko Yuli Irawan. © 2021 Merdeka.com/istimewa
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Apriyani Rahayu, Greysia Polii, Eko Yuli Irawan, serta pelatih dan jajaran PBSI kembali diguyur bonus dari OT Group senilai total Rp 1,3 miliar.

“Pasangan peraih medali emas bulu tangkis Apriyani Rahayu dan Greysia Polii kami berikan masing-masing 500 juta Rupiah. Kepada Eko Yuli Irawan, peraih medali perak angkatan besi, kami berikan 100 juta Rupiah, dan 200 juta Rupiah untuk pelatih dan jajaran PBSI. Tidak hanya itu, kami juga memberikan produk-produk terbaik dari OT Group, yaitu Teh Gelas dan Crystalline selama satu tahun secara gratis,” ujar Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT, Sabtu (28/8/2021).

Apriyani Rahayu, mewakili kedua rekannya, Greysia Polii dan Eko Yuli Irawan berterima kasih atas apresiasi dari berbagai pihak atas atlet di Olimpiade 2020. Dia juga mengajak rekan atlet lain untuk membuat nama Indonesia harum di mata internasional.

“Kami sangat berterima kasih dan berterima kasih dengan apresiasi dan perhatian dari berbagai pihak, seperti yang kembali kami terima pada hari ini, dari OT Group. Semuanya ini merupakan kepercayaan yang akan kami bayar dengan prestasi-prestasi lebih membanggakan lagi. Dan kami berharap berharap rekan-rekan kami yang lain akan lebih melihat pencapaian prestasi di panggung dunia, sehingga Indonesia dikenal dengan hal-hal positif. Asli Indonesia hebat!” kata Apriyani.

“Penghargaan yang diberikan oleh OT Group kami merupakan wujud dukungan dan kepedulian pihak swasta terhadap pembinaan dan kemajuan dunia olahraga di tanah air, agar tetap berprestasi dan memberikan kebanggaan bagi kita semua,” papar Edi Sukarno, Wasekjen PBSI.@mpa/mdk

Baca Juga :  Bantu Siswa Belajar Daring, Pemdes Panjiwangi Bangun Ruang Belajar

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang KBM Tatap Muka di Kab. Bandung, Pihak Sekolah Diingatkan Prokes yang Ketat

Ming Agu 29 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Menyambut rencana pembelajaran tatap muka setelah Kab. Bandung berada di level 3 pandemi Covid-19, Wakil Ketua DPRD Kab. Bandung H. Yayat Hidayat, mengingatkan protokol kesehatan (proses) yang ketat. “Pada prinsipnya setuju untuk pembelajaran tatap muka dilaksanakan dengan pembatasan prokes yang ketat, para pihak sekolah sudah mempersiapkannya, ” […]