Pancasila Perekat Bangsa, Generasi Muda Jangan Mudah Terprovokasi

Meski dalam pandemi corona virus disease 19 (Covid-19), Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih didampingi Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana melakukan upacara memperingati Hari Lahir Pancasila lewat virtual conference di Aula Pendopo, Senin (1/6)./visi.news/agus berrie.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Di tengah pandemi Covid-19 dan Hari Lahiran Pancasila, Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, menilai bahwa Pancasila sebagai perekat kesatuan bangsa sehingga dimasa sulit ini, diharapkan bisa saling bahu bersatu menjaga persatuan dan kesatuan, khususnya dalam dunia kesehatan.

“Karena kita ini negara kepulauan, ratusan suku bangsa dan bahasa sehingga dengan adanya Pancasila ini, bisa tetap bersatu, berdiri kokoh, karena Pancasila,” ucapnya, Senin (1/6).

Nana menambahkan, meski di tengah pandemi, ia tetap melakukan upacara memperingati Hari Lahirnya Pancasila.

“Jadi di hari ini, Presiden, Gubernur, Bupati, Wali Kota dan lain sebagainya, kita diwajibkan untuk melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila meski secara virtual. Ini dilakukan untuk meningkatkan jiwa kebangsaan,” tuturnya.

Lebih jauh Nana menambahkan, masyarakat atau generasi muda harus tahu bahwa dulu para pendiri negara mendirikan negara (Indonesia) di atas perbedaan. Karena ribuan pulau, ratusan suku bangsa dan bahasa.

“Artinya kenapa Indonesia masih tetap kokoh berdiri tidak terpecah belah padahal ribuan pulau,” ungkapnya.

Nana mencontohkan, Timur Tengah yang satu daratan dan jumlah sukunya tidak lebih dari tujuh, mereka porak poranda. Apa yang dibilang oleh masyarakat Timur Tengah, kami hancur karena kami tidak punya Pancasila, itu kata orang Timur Tengah.

Nana berharap dengan lahirnya Pancasila, wawasan kebangsaan harus diketahui oleh generasi muda agar tidak mudah diporak -porandakan, tidak mudah diadudombakan.

“Bahwa dulu para pendiri negara kita mendirikan negara di atas perbedaan dan dasar negaranya adalah Pancasila sebagai perekat,”pungkasnya. @abr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ujian Sekolah Ditiadakan, Belajar di Rumah bagi Siswa di Garut Diperpanjang hingga 14 Juni

Sen Jun 1 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, Totong, menyampaikan kegiatan belajar di rumah bagi siswa di Kabupaten Garut kembali diperpanjang hingga 14 Juni 2020. Selain itu, ujian sekolah bagi para siswa tingkat SD dan SMP pun dipastikan ditiadakan. “Pemberlakuan kebijakan itu sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Garut […]