Pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru, Polres Tasikmalaya Kota Perketat Pengawasan

Kapolres Kota Tasikmalaya, AKBP Anom Karibianto menjawab pertanyaan awak media saat dikonfirmasi terkait pengamanan AKB yang segera diberlakukan./visi.news/ema rohima.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Hari pertama pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di masa pandemi Covid-19, Polres Tasikmalaya Kota gencar melakukan patroli, bahkan menempatkan anggota di titik-titik keramaian.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto mengatakan, berdasarkan keputusan Wali Kota Tasikmalaya bahwa mulai Selasa (2/6) diberlakukan AKB di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya.

Pemberlakukan masa AKB ini, tidak lepas dari pantauan dan pengawasan petugas Gugus Tugas Covid-19 yang di dalamnya melibatkan pihak kepolisian.

“Kami mengingatkan warga untuk tetap menggunakan masker saat di luar rumah dan memperhatikan penjagaan terhadap kesehatan, atau sesuai protokol kesehatan,” katanya kepada wartawan, Selasa (2/6).

Dijelaskannya, sebelum diberlakukan AKB pihaknya telah melakukan sosialisasi serta survei di lapangan. Termasuk di dalamnya selain masyarakat juga para pengusaha yang akan kembali membuka kegiatan usahanya seperti semula.

“Selain patroli, di setiap tempat seperti mal, pool bus, dan di tempat-tempat usaha lainnya, kami tempatkan petugas. Hal ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan sebelumnya,” kata Anom.

Ditambahkan, dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru atau new normal, semua anggota ditarik yang sebelumnya ditempatkan di tempat-tempat tertentu. Seperti swalayan dan zona terbuka hiburan warga. Yang kemudian dilakukan pemindahan tugas di lokasi baru.

“Titik-titik tertentu yang baru dan dimaksud adalah sesuai intruksi Gubernur Jawa Barat sebagai zona biru. Seperti batas wilayah kota dengan kabupaten penjagaannya akan diperketat, ” tandasnya.

Dijelaskannya, karena masih memberlakukan pembatasan wilayah, maka bagi masyarakat luar yang akan masuk ke wilayah kota akan diberlakukan pemeriksaan. Baik itu masker, kesehatan fisik hingga kelengkapan administrasi, seperti surat penugasan dari instansi terkait.

“Kalau tidak memenuhi syarat, dengan tegas kami akan mengembalikannya ke daerah asal, ” tandasnya.

Sementara itu, meski kondisi dan situasi di wilayah Kota Tasik belum sepenuhnya normal, pelayanan publik di Polres Tasikmalaya Kota tetap berjalan dengan mengacu pada pemberlakuan protokol kesehatan.

“Sebelum masuk kita sudah memastikan bahwa pengunjung memakai masker dan mencuci tangan serta dilakukan tes kesehatan,” tuturnya.

Ditegaskannya, hal tersebut dilakukan di pelayanan pembuatan SIM, BPKB, SKCK dan pelayanan lainnya. @erm

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PSBB Usai, Pemkot Banjar Persiapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Sel Jun 2 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Masa pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Banjar sudah selesai pada 2 Juni 2020 kemarin. Hal itu diputuskan setelah melalui rapat bersama dengan Forkopinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) yang dihadiri Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si, Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana […]