Pemkab Cirebon Bersama Masyarakat Berkarya di Jumbara PMR-PMI VII untuk Cegah Stunting dan Dukung Indonesia Emas 2045

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon dengan antusias mendukung kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR-PMI VII Tingkat Kabupaten Cirebon yang berlangsung di Pondok Pesantren Abu Manshur, Desa Kaliwulu, Kecamatan Plered, pada Selasa, (9/7/2024). Acara yang penuh semangat ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar dan relawan dari berbagai sekolah di Kabupaten Cirebon. Kegiatan Jumbara ini menjadi ajang penting untuk mempererat solidaritas antar relawan PMR sekaligus mengasah keterampilan mereka dalam penanganan bencana dan pertolongan pertama.

Pemkab Cirebon, melalui dukungan penuh yang diberikan, tidak hanya ingin menjadikan acara ini sukses tetapi juga ingin menyosialisasikan program-program penting yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Salah satu program yang menjadi fokus adalah penanganan stunting melalui konsumsi tablet tambah darah. Hal ini menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan Jumbara kali ini, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran para peserta dan masyarakat luas mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Pj Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, dr H Edi Susanto MM, menyampaikan bahwa penanganan stunting merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan menyukseskan Indonesia Emas 2045. Dalam sambutannya, dr Edi Susanto menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang berpotensi menghambat perkembangan fisik dan kognitif anak.

Pada kesempatan tersebut, dr Edi Susanto juga menekankan pentingnya peran serta semua pihak dalam upaya penanganan stunting. Menurutnya, kegiatan seperti Jumbara ini merupakan salah satu wadah yang tepat untuk mengedukasi masyarakat, terutama para remaja dan generasi muda, tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. “Konsumsi tablet tambah darah sangat penting bagi remaja putri untuk mencegah anemia yang dapat berujung pada stunting pada generasi berikutnya,” ujar dr Edi.

Baca Juga :  Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil Diajak Selfi Seorang Emak di Turki, Pernah Ada yang Gerayangi Hingga....

Selama kegiatan Jumbara, para peserta tidak hanya diberikan informasi tentang stunting dan pentingnya konsumsi tablet tambah darah, tetapi juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan edukatif dan interaktif. Mereka mengikuti berbagai simulasi dan pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani berbagai situasi darurat. Selain itu, adanya sesi diskusi dan tanya jawab dengan para ahli kesehatan membuat acara ini semakin bermanfaat dan penuh wawasan.

Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam setiap sesi kegiatan. Banyak dari mereka yang mengungkapkan rasa terima kasih atas informasi yang diberikan dan berjanji untuk menyebarkannya kepada teman-teman dan keluarga. Para relawan PMR juga mendapatkan kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan mereka dalam berbagai kompetisi yang diadakan, seperti lomba pertolongan pertama, simulasi bencana, dan lomba poster edukasi kesehatan.

Acara Jumbara PMR-PMI VII Tingkat Kabupaten Cirebon ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung program-program kesehatan nasional. Dengan adanya dukungan penuh dari Pemkab Cirebon dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan penanganan stunting di Kabupaten Cirebon dapat berjalan lebih efektif dan menciptakan generasi yang sehat dan kuat menuju Indonesia Emas 2045.

@rizalkoswara

Shinta Dewi P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pengukuran Arah Kiblat Dilaksanakan di Masjid-Masjid Bengkulu Utara

Rab Jul 10 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | KAB. BENGKULU – Pada Selasa, tanggal (9/7/2024), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Utara, Dr. H. Nopian Gustatri, S.Pd.I., M.Pd.I., melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Hamid Muhakkam, S.HI., M.HI., mengawasi pelaksanaan pengukuran arah kiblat di dua masjid utama wilayah tersebut. Kegiatan ini dilakukan di Masjid Baitul Iksan […]