Pemkab Gencar Vaksinasi Massal, Angka Kesembuhan Meningkat

Editor Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menyempatkan di tensi darah di sela-sela peninjauan vaksinasi santri di Ponpes Al Basyariah, Margaasih, Sabtu (14/8/2021). /visi.news/humas
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus gencar melakukan vaksinasi massal. Kali ini sebanyak 1.500 santri dan 256 asatidz jadi sasaran pemberian vaksin. Hal tersebut mengemuka pada kegiatan Kick Off Vaksinasi Untuk Kyai dan Santri di Ponpes Al-Basyariyah, Kecamatan Margaasih, Sabtu (14/8/2021).

Bupati Bandung Dadang Supriatna menilai, kegiatan vaksinasi secara massif berpengaruh pada angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung.

“Saya melihat tingkat kedisiplinan dan kesembuhan masyarakat terus meningkat setiap harinya. Dilihat dari kasus Covid yang tadinya bulan Juni mencapai 6.000, sekarang tinggal 2.600. Tingkat kesembuhan diatas 300, sementara rata rata BOR kita di angka 32 persen. Salah satu gerakan massif yang kita lakukan adalah program vaksinasi,” ungkap Bupati Bandung.

Bupati Dadang memaparkan, dari target 2,88 juta sasaran, sebanyak 400 ribu peserta telah menerima vaksinasi tahap I, sedangkan vaksin tahap II telah diberikan 200 ribu peserta.

Sementara untuk merealisasikan capaian program vaksinasi terhadap 80 persen warga Kabupaten Bandung pada Desember mendatang, pihaknya juga telah mengajukan surat kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saat ini kami membutuhkan sekitar lima juta vial lagi. Kami sangat berharap pemerintah segera mendistribusikan vaksin. Dengan tempat yang ada dan kami juga sudah mengrekrut vaksinator, Insya Allah target 80 persen di Desember nanti bisa tercapai. Namun jika distribusinya terlambat kami tidak jamin bisa mencapai target,” jelasnya.

Bupati HM Dadang Supriatna juga menghadiri kegiatan vaksinasi massal di Kampus Tel U, Sabtu (14/8/2021). /visi.news/humas

Vaksinasi di Tel U

Seusai mengikuti Kick Off Vaksinasi Untuk Kyai dan Santri, bupati yang akrab disapa Kang DS itu juga melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi di Telkom University (Tel-U), Kecamatan Bojongsoang.

Baca Juga :  Kementerian Agama Segera Gulirkan Program Penceramah Bersertifikat

Kang DS menuturkan, antusiasme masyarakat terhadap program vaksinasi mulai meningkat. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar mencapai 68.681 orang atau lebih 12.681 orang dari sasaran awal hanya 56.000.

“Hampir dua pekan vaksinasi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jabar ini dilaksanakan di Tel-U dan Jalak Harupat. Alhamdulillah animo masyarakat sangat luar biasa. Per 12 Agustus 2021 saja persentase vaksinasi mencapai 78 persen,” urai Kang DS.

Tak hanya itu, dirinya juga mengapresiasi Tel-U yang telah melaksanakan vaksinasi dengan menggunakan teknologi digital. Bupati berharap, kedepannya Tel-U dapat menjadi salah satu tempat pelayanan vaksinasi di Kabupaten Bandung.

“Sistem barcode ini akan sangat mempermudah masyarakat dalam melakukan pendaftaran. Dengan sejumlah fasilitas yang representatif serta lokasi yang strategis, kami berharap Tel-U dapat terus melayani vaksinasi bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” harap Bupati Bandung.@alfa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Kiper Persib Teja Paku Alam Terancam Tidak Bisa Tampil di Liga 1 2021

Sab Agu 14 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Penjaga gawang Persib Bandung Teja Paku Alam terancam belum bisa diturunkan pada gelaran Liga 1 2021 yang akan digelar 27 Agustus mendatang karena masih membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi pascacedera.  Pelatih Persib Bandung Robert Rene Albert, dikutip Antara dari laman resmi klub, Jumat (13/8/2021) mengungkapkan, Teja masih […]