Penerbangan di Bandara Husein Bandung Dibatalkan

Editor :
Bandara Husein Sastranegara./antara foto/raisan alfarisi/via detik.com/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Seluruh maskapai yang beroperasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung membatalkan seluruh jadwal penerbangannya. Ada apa?

Belum diketahui sampai kapan kondisi ini akan berakhir. Executive General Manager (EGM) Bandara Husein Sastranegara, R Iwan Winaya Mahdar, mengatakan sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), bandara tak pernah tutup.

Namun, kata dia, sejumlah maskapai terpaksa membatalkan jadwal penerbangan karena tidak ada penumpang yang membeli tiket perjalanan, atau jumlah penumpang yang tidak memenuhi target minimal yang ditetapkan maskapai.

“Yang bisa menyatakan cancel atau tidak ada penerbangan itu teman-teman maskapai yang menjual tiket karena tiket tidak sesuai dengan target atau tidak ada penumpang. Kalau kondisi misal penumpang hanya 2 atau 3 orang, bagaimana maskapai bisa menghitung secara komersial ?” ujar Iwan, dilansir detikTravel, Rabu (21/7/2021).

Iwan mengatakan, saat ini syarat perjalanan mengacu kepada SE 53 Kemenhub Tahun 2021 yang merupakan perubahan atas SE 45 Kemenhub Tahun 2021. Dalam aturan yang baru selain penumpang harus mempunyai dokumen selesai vaksinasi dan hasil negatif swab antigen/PCR, juga haru memiliki Surat Tanda Registrasi Pekerja (SRTP) di bidang kritikal atau esensial.

“Tanggal 20 itu ada satu penerbangan Bandung-Kualanamu, penumpang dari Bandung itu 17 orang yang memenuhi SE 53 tadi. Hari ini cancel all flight,” katanya.

Biasanya, ujar Iwan, maskapai akan memberi tahu pada pukul 20.00-21.00 WIB terkait pembatalan penerbangan untuk keesokan harinya. Ia memastikan penumpang yang berangkat dari Bandara Husein Sastranegara pun akan mendapatkan informasi itu sebelumnya.

“Memang ada sejumlah pihak yang bisa terbang, yaitu yang berada dalam kondisi darurat, yaitu orang sakit, orang hamil mau melahirkan dan yang mendampingi, kemudian pengantar jenazah maksimal 5 orang,” tutur Iwan.

Baca Juga :  HIDAYAH: Kisah Profesor Matematika Jadi Mualaf (2)

Terkait sampai kapan kondisi ini akan berlangsung, Iwan tak dapat memprediksinya. Pasalnya, hal itu akan ditentukan melalui kebijakan lanjutan dari Kemenhub terkait syarat penerbangan.

“Kecuali nanti kalau ada perpanjangan beda lagi, kita tidak bisa memprediksinya,” ucapnya.

Di luar itu, selain penerbangan komersial, Bandara Husein Sastranegara tetap melayani penerbangan VIP, pemeliharaan pesawat, dan juga operasi militer dari Lanud.

“Kami tidak pernah tutup, buka terus. Operasi Bandara Husein Sastranegara tetap jalan walau tidak ada penerbangan komersial,” pungkas Iwan. @fen/sumber: detik.com

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

BMKG Keluarkan Peringatan Keras Soal Potensi Gempa dan Tsunami

Kam Jul 22 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan keras terkait skenario terburuk gempa dan tsunami di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang diprakirakan bisa mencapai 25-28 meter. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan potensi tersebut lantaran dalam peta, Kabupaten Pacitan dekat dengan teluk yang mengumpulkan tenaga gelombang tinggi dan […]