Perkuat Kerjasama, di Bandung Dilaunching Wadah Persaudaraan Indonesia-Turki

Editor Di Bandung Dilaunching Yayasan Persaudaraan Indonesia-Turki, Jumat (25/6/2021). /visi.news/ist
Silahkan bagikan
  • “Histori, emosional dan organisasi merupakan tiga hal yang melatarbelakangi terbentuknya wadah Persaudaraan Indonesia-Turki,” ujar Riski Juanda. 

 

VISI.NEWS – Hubungan Indonesia dan Turki sudah terjalin lama, namun baru kali ini di Bandung di bentuk wadah persaudaraan kedua negara tersebut.

Bertempat di Jalan Moh. Toha No. 51, Jumat (26/6/2021) soft launching wadah Persaudaraan Indonesia-Turki. Mengingat pandemi Covid-19, acaranya sendiri dilakukan secara zoom dan dihadiri 69 orang dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara soft launching Persaudaraan Indonesia-Turki dibuka oleh Riski Juanda sebagai Ketua Yayasan Persaudaraan Indonesia-Turki. Dalam acara tersbut hadir antara lain dari perwakilan dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jabar, Usaka Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jabar, tokoh wanita Jabar, DR. Asep dari Unpas , Asmawi dari Aceh dan Ali Cetin sebagai Ketua Country Respensentative Turki.

“Histori, emosional dan organisasi merupakan tiga hal yang melatarbelakangi terbentuknya wadah Persaudaraan Indonesia-Turki,” ujar Riski Juanda seraya menyebutkan soft launching ini dihadiri perwakilan dari Banda Aceh, Medan, Babel, Bogor, Banten, Cirebon,Tasikmalaya, Bandung, Jakarta dan Turki.

Dikatakan Riski, terbentuknya Yayasan Persaudaraan Indonesia-Turki ini karena sejarah yang sudah terbangun sejak ratusan tahun lalu antara Turki dan Indonesia. “Seperti hal nya Sultan Turki mengukuhkan Raden Patah sebagai Khalifatullah ing Tanah Jawa, perwakilan kekhalifahan Islam (Turki) untuk Tanah Jawa. Itu salah satu contoh secara sejarah dan masih banyak lagi. Dari sisi emosianal bangsa Turki merasakan sudah cukup lama terjalin kecintaannya terhadap Indonesia. Yang namanya saudara akan merasakan apabila Indonesia sakit, maka bangsa Turki pun merasa sakit. Seperti terjadinya bencana tsunami di Aceh beberapa waktu lalu, maka masyarakat Turki banyak memberikan bantuan. Begitu juga hubungan organisasi yang terjalin sudah cukup banyak di lakukan, seperti pendidikan, social, budaya dan ekonomi yang membawa kebaikan dan nilai positif bagi masyarakat Indonesia dan pemerintah khususnya,” papar Riski.

Baca Juga :  Demi Aksi Palestina, Warga Jalan Kaki dari Tasikmalaya ke Bandung

Terbentuknya Yayasan Persaudaran Indonesia-Turki, katanya, untuk mewadahi , membangun, bersinergi dan berkontribusi untuk kemajuan masyarakat Indonesai dan Turki. Selain itu dapat memfasilitasi empat bidang yang mencakup pendidikan, budaya, sosial dan ekonomi.

“Yayasan ini merupakan milik bersama yang menjadi tolak ukur bersinergi masyarakat Indonesia dan Turki. Harapannya wadah ini dapat membantu dan menjembatani masyarakat Indonesia dan Turki dalam berbagai bidang, ” imbuh Riski.

Katanya, apresiasi dari beberapa lembaga yang hadir sangat posistif dan menaruh harapan besar dengan terbentuknya wadah tersebut. Bisa melakukan kerja nyata di bidang social, ekonomi, budaya , pendidikan serta dapat mengangkat dan memberikan peluang, serta menambah potensi untuk kemajuan masyarakat Indonesia.

Yayasan Persaudaraan Indonesia-Turki telah berbadan hukum dengan akte Nomor AHU-0013174.AH.01.04. tahun 2021,tanggal 28 Mei 2021.

Di akte BH wadah tersebut, visinya  yaitu menjadi wadah persaudaraan masyarakat Indonesia yang kokoh dan produktif, dan memiliki tiga misi, yakni membangun persaudaraan masyarakat Indonesia – Turki,kedua, bersinergi untuk kebaikan dalam pendidikan, sosial , ekonomi dan budaya dan ketiga berkontribusi bagi masyarakat Indonesia –Turki.

Tujuan didirikannya wadah tersebut untuk terbangunnya persaudaraan Indonesia Turki lebih erat, simbiosis mutualis, serta memfasilitasi aktifitas pendidikan, social, ekonomi dan budaya Indonesia.

Untuk lebih mensosialisasikan wadah baru tersebut, Riski mengatakan, dalam waktu dekat berbagai kegiatan akan dilakukan, antara lain webinar, kunjungan silaturahmi Kedubes, tokoh dan pengusaha, dan event persaudaraan dengan tema 100 tokoh wanita.

Mutia Octavia selaku ketua Country Representative Indonesia menambahkan bahwa Yayasan Persaudaraan Indonesia-Turki, sebagai wadah masyarakat Indonesia dan menaruh serta memiliki harapan besar yang dapat memberikan kerja nyata dan produktif. “Dengan mengikuti perubahan mindset secara global khususnya bagi masyarakat Indonesia dan dapat menberikan kontribusi baik bagi Individu, lingkungan masyarakat dan pemerintah. Kami mengajak masyarakat Indonesia yang ingin silaturahmi dan kenal dengan Yayasan Persaudaraan Indonesia-Turki dapat datang ke alamat kantor kami,” ungkap Mutia.

Baca Juga :  JADWAL SALAT: Bandung dan Sekitarnya, Selasa, 2 November 2021

Kantor Pusat Yayasan Persaudaraan Indonesia-Turki di Grand Galaxi City Ruko RSO Blok C No. 20, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sedangkan alamat di Turki  Aksemsettin Mah. Kocasinan Cd.No.41 D; 634080 Fatih Istambul, Email: info@indoturki.org.

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

TAFAKUR: Kurma Bisa Bunuh Sel Kanker Terungkap dalam Al Quran dan Sains

Sab Jun 26 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Selain enak rasanya, buah kurma ternyata bisa membunuh sel kanker. Khasiat buah asal Jazirah Arab ini antara lain melindungi tubuh dari racun, mengandung zat antikanker, memiliki kadar gula yang tinggi, serta sebagai sumber protein. Berdasarkan keterangan ahli kesehatan, kurma memiliki komposisi 70 persen zat gula, 20 persen protein, dan 3 persen […]