VISI.NEWS | BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Haji Kusnadi menilai perlu adanya komunikasi dan kerjasama yang baik guna melakukan penataan dan penyelesaian berbagai persoalan yang terjadi di lintas kawasan, misal terkait masalah kemacetan di jalur Puncak yang fenomenal.
Terbangunnya jalur puncak dua merupakan pilihan logis untuk memecah kepadatan lalu lintas, pembangunan ini tentunya harus mendapat dukungan dari Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat serta DPR-RI, selain itu perlu adanya konsistensi antar Pemda Kabupaten Bogor dan Cianjur guna mendorong pembangunan jalur Puncak dua.
“Fokus lainnya yaitu, jalan tambang Parung Panjang – Gunung Sindur dapat segera terealisasikan, mengingat saat ini, kejadian kecelakaan sudah berkurang karena adanya pembatasan mobilitas truk,” katanya.
Selanjutnya, menurut Kusnadi, Kabupaten Bogor sebagai daerah hulu, menjadi wilayah resapan air yang mendukung fungsi konservasi kawasan, Sungai Ciliwung dan Cisadane yang sangat kita harapkan kedepan bisa bertransformasi seperti sungai Citarum harum.
“Diketahui aliran air Sungai Citarum juga mengalir ke Kabupaten Bogor, untuk itu perlu diperlakukan hal yang sama terkait dengan Sungai Ciliwung dan Cisande,” ujarnya.
Sekedar informasi, Pemprov Jabar diketahui tengan mencari investor atau pihak swasta guna menyelesaikan terkait dengan kebutuhan pembangunan Jalan Tambang Parung Panjang-Gunungsindur, agar permasalahan yang sudah berlangsung bertahun-tahun dan kerap merenggut banyak jiwa itu terpecahkan.
“Saya dengar informasi, Pak Gubernur Ridwan Kamil, tengah mencari investor, dan insyallah kalau tidak ada halangan dalam hitungan bulan ada investornya, kita tunggu,” pungkas Kusnadi yang merupakan legislator DPRD Jabar dapil Kabupaten Bogor.@eko