Search
Close this search box.

Perubahan Iklim Picu Aktivitas Gunung Berapi di Antarktika

Antartika./visi.news/carbon brief.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Perubahan iklim yang memicu mencairnya lapisan es di Antarktika bukan hanya mengancam kenaikan permukaan air laut, tetapi juga dapat memicu aktivitas gunung berapi tersembunyi di bawah lapisan es.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Geochemistry, Geophysics, Geosystems pada Desember 2024, lebih dari 100 gunung berapi tersembunyi di bawah permukaan Antarktika berpotensi aktif. Penipisan lapisan es akibat pemanasan global mengurangi tekanan pada magma di bawah permukaan, memungkinkan magma memuai dan meningkatkan risiko letusan gunung berapi subglasial.

Letusan gunung berapi subglasial, meskipun terjadi di bawah permukaan es, dapat berdampak signifikan. Panas yang dihasilkan letusan ini dapat mencairkan lebih banyak es, melemahkan lapisan es, dan menciptakan siklus yang berulang antara pencairan es dan aktivitas vulkanik.

Simulasi komputer yang dilakukan para peneliti menunjukkan bahwa mencairnya lapisan es tidak hanya meningkatkan frekuensi letusan, tetapi juga memperbesar skala letusan. Proses ini diperkirakan berlangsung secara perlahan selama ratusan tahun, tetapi dampaknya dapat terus berlanjut bahkan jika pemanasan global akibat aktivitas manusia berhasil dikurangi.

Beberapa gunung berapi ini terletak di sepanjang pantai barat Antarktika, dengan puncaknya ada yang berada di bawah beberapa kilometer es. Letusan subglasial dapat memengaruhi stabilitas lapisan es, mempercepat pencairan, dan memicu dampak yang lebih luas pada ekosistem global.

Penemuan ini menyoroti kompleksitas perubahan iklim, di mana pencairan es tidak hanya berdampak pada lautan, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas geologi di kawasan kutub. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :