VISI.NEWS | BANDUNG – Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti membuat sejumlah keputusan mengejutkan saat mengumumkan skuad final Selecao untuk Piala Dunia 2026. Beberapa nama besar yang selama ini identik dengan tim nasional Brasil justru harus tersingkir dari daftar 26 pemain yang dibawa ke turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Keputusan Ancelotti langsung memunculkan perdebatan karena beberapa pemain yang dicoret masih memiliki nama besar dan pengalaman internasional. Namun pelatih asal Italia itu tampaknya lebih mengutamakan faktor kebugaran, konsistensi performa, dan kebutuhan taktik tim.
Salah satu nama paling mencolok yang gagal masuk skuad adalah Richarlison. Penyerang Tottenham Hotspur itu sebelumnya menjadi andalan Brasil di turnamen besar, tetapi musim ini performanya dianggap menurun akibat masalah kebugaran dan cedera hamstring yang berkepanjangan.
Selain Richarlison, Antony juga harus menerima kenyataan pahit gagal tampil di Piala Dunia 2026. Pemain Real Betis tersebut dinilai belum mampu kembali ke performa terbaik setelah sempat mengalami cedera yang memengaruhi kecepatannya di lapangan.
Di lini depan, persaingan ketat juga membuat Joao Pedro tersingkir meski tampil cukup solid bersama Chelsea. Ancelotti tampaknya lebih memilih pengalaman Neymar untuk memperkuat atmosfer dan kepemimpinan tim di ruang ganti.
“Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik, sayangnya impian untuk mewakili negara saya di Piala Dunia tidak dapat terwujud, tetapi saya tetap tenang dan fokus seperti yang selalu saya coba lakukan,” kata Joao Pedro melalui Instagram.
Nama lain yang gagal masuk skuad final adalah Vitinho dari Botafogo dan Igor Jesus dari Nottingham Forest. Keduanya sempat masuk daftar sementara, tetapi akhirnya kalah bersaing dengan pemain yang dianggap lebih matang secara pengalaman internasional.
Selain faktor performa dan persaingan posisi, Brasil juga kehilangan beberapa pemain karena cedera. Eder Militao, Estevao, dan Rodrygo dipastikan absen setelah mengalami masalah fisik menjelang turnamen.
Keputusan Ancelotti ini menunjukkan perubahan pendekatan dalam pembangunan skuad Brasil. Ia tampak mencoba menyeimbangkan pengalaman pemain senior dengan kebutuhan taktik yang lebih fleksibel dan kondisi fisik yang prima.
Di sisi lain, absennya sejumlah nama besar memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di sepak bola Brasil. Kedalaman skuad yang dimiliki Selecao membuat bahkan pemain berstatus bintang pun tidak memiliki jaminan otomatis tampil di Piala Dunia.
Kini perhatian publik Brasil tertuju pada apakah pilihan Ancelotti mampu membawa Selecao meraih gelar keenam Piala Dunia yang sudah lama dinantikan. @desi