Pilkada 2020, Pemkab Bandung Anggarkan Rp. 139,93 Miliar

Editor :
Sekda Kabupaten Bandung H. Teddy Kusdiana saat mengikuti acara Sawala Politik Pikiran Rakyat Pilkada Jabar 2020 melalui video conference di Bale Riung Soreang, beberapa waktu lalu./visi.news/ist

Silahkan bagikan
  • Sekda, “Kami harap partisipasi pemilih bisa meningkat di tengah pandemi”

VISI.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyatakan siap menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 pada 9 Desember mendatang. Kesiapan ditunjukkan salah satunya dengan penyediaan anggaran, dengan jumlah total Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebesar kurang lebih Rp. 139,93 miliar.

“Dari total NPHD tersebut, diperuntukkan bagi KPU (Komisi Pemilihan Umum) sekitar Rp. 99,032, untuk Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) sekitar Rp. 28,9 miliar, dan ada tambahan hibah sekitar Rp. 12 miliar untuk penyelenggaraan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) bagi aparat keamanan,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung H. Teddy Kusdiana saat mengikuti acara Sawala Politik Pikiran Rakyat Pilkada Jabar 2020 melalui video conference di Bale Riung Soreang, beberapa waktu lalu.

Selain itu, Pemkab Bandung juga telah membentuk desk pilkada melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Bandung Nomor 131/ Kep.130-Tapem/2020 Tentang Pembentukan Desk Pemilihan Kepala Daearah Dan Wakil Kepala Daerah Bupati Dan Wakil Bupati Bandung Tahun 2020.

Mengutip pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, lanjut sekda, pelaksanaan pilkada seolah dipaksakan di tengah situasi wabah covid-19.

“Pilkada 2020 berlangsung di tengah kondisi AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru), sehingga  diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di setiap tahapan. Kalau pelaksanaannya terus ditunda, wabah juga belum tentu akan selesai, tidak efisien dari segi waktu,” kata sekda.

Di samping itu, banyaknya kepala daerah yang habis masa jabatannya, membuat pengambilan keputusan atau kebijakan suatu daerah tidak akan maksimal, bila terlalu lama dipegang oleh pejabat sementara. “Jadi pelaksanaan pilkada ini sangat penting dilakukan,” tutur Teddy Kusdiana.

Sementara terkait pembengkakan biaya untuk penerapan protokol kesehatan, urainya, pemerintah pusat akan mengalokasikan anggaran dari sisi pengadaan Alat Pelindung Diri (APD).

“Pusat akan mengalokasikan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) untuk pengadaan APD di seluruh TPS (Tempat Pemungutan Suara). Kami berharap, meskipun diselenggarakan dalam masa pandemi,  penyelenggaraannya nanti akan lancar dan sukses. Kami juga berharap tingkat partisipasi pemilih bisa meningkat, dari perkiraan 2,4 juta hak pilih di Kabupaten Bandung,” harap Teddy.

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sekjen KY Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Jum Jul 17 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Sekretaris JenderalKomisi Yudisial (KY) Tubagus Rismunandar Ruhijat meninggal dunia usai sepekan dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).  
 Dari keterangan Ketua KY Jaja Ahmad Jayus, Rismunandar meninggal di RSPAD Gatot Subroto pada Kamis (16/7) pukul 23.35 WIB.  
 “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Almarhum meninggal dunia pada Kamis, […]