Search
Close this search box.

Pj Gubernur Apresiasi Kabupaten Sukabumi yang Nol Kasus Rabies Selama 6 Tahun

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat launching kader zoonosis dalam peringatan world rabies day tingkat provinsi di gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/10/2024). /visi.news/andri.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi menjadi tuan rumah peringatan world rabies day tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kamis (3/10/2024). Dalam kegiatan yang dipusatkan di gelanggang Cisaat ini dilaunching program kader zoonosis serta roadmap pembebasan rabies di pulau jawa.

Pj Gubernur Bey Machmudin menyatakan Kabupaten Sukabumi dipilih sebagai tuan rumah world rabies day karena dapat mempertahankan nol kasus rabies selama 6 tahun melalui pembentukan kader siaga rabies (kasira) yang sekarang menjadi kader zoonosis.

Kasira merupakan lembaga non formal yang dibentuk di setiap desa dengan melibatkan peran aktif masyarakat lokal yang terdiri dari berbagai unsur yaitu aparat desa, babinsa serta bhabinkamtibmas, kader posyandu serta pemburu.

“Bahkan program kader siaga rabies ini diadaptasi dan direplikasi oleh provinsi lain seperti provinsi lain seperti Bali, NTB dan NTT,” ujarnya.

Bey menekankan penanganan rabies dapat dilakukan dengan cara paling sederhana seperti mengedukasi anak-anak mulai dari usia PAUD. Kemudian kepada pemilik hewan agar mau melakukan vaksin terhadap hewan peliharaannya terutama anjing, kucing, kera.

“Jadi peringatan world rabies day ini sangat baik karena mengedukasi masyarakat terutama anak-anak. Apalagi ada target zero rabies secara nasional pada 2030 dan di pulau Jawa 2029,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar, Siti Rochani menyatakan harapan dari kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran tentang pencegahan rabies adanya keselarasan pengendalian rabies baik dari pusat, daerah serta lembaga lainnya.

Selain launching kader zoonosis dan roadmap pembebasan rabies di pulau jawa, diselenggarakan pelayanan kesehatan hewan, talk show, penandatangan komitmen bersama penataan lalu lintas hewan penular rabies dan pemberian susu dan telur kepada anak 250 anak SD, SLB dan SMP sebagai upaya pengendalian stunting di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Jadwal Sholat Kabupaten Bandung 15 Mei 2026: Waktu Lengkap & Tips Ibadah

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, serta Pemkab Sukabumi, didukung Food and Agriculture Organization (FAO) dan USAID.

@andri

Baca Berita Menarik Lainnya :