Polres Sukabumi Gagalkan Ribuan Wisatawan Hendak Masuk ke Objek Wisata Geopark

Polres Sukabumi gagalkan ribuan wisatawan yang hendak masuk ke objek wisata Geopark./antara.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Polres Sukabumi, Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi gagalkan ribuan wisatawan yang hendak masuk ke objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu pada musim libur Idulfitri 1441 H.

“Kendaraan yang disinyalir milik wisatawan langsung kita arahkan untuk putar balik agar kembali lagi ke daerahnya masing-masing,” kata Kepala Seksi Pemberdayaan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi, Senin (25/5), seperti dilansir Antara.

Menurutnya, larangan masuk berkunjung ke objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu khususnya destinasi pantai ini karena selain masih diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), juga sesuai dengan aturan larangan berkumpul sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Maka dari itu, baik kendaraan roda dua maupun empat yang hendak masuk dan disinyalir berasal dari luar wilayah geopark dunia ini langsung diberhentikan dan pengendaranya diperiksa identitasnya. Jika bukan warga setempat maka langsung diputarbalikkan.

Selain memperketat penjagaan di pintu masuk, petugas juga melakukan patroli dan jika ditemukan aktivitas wisatawan di sekitar objek wisata, langsung dibubarkan. Namun, harus diakui meskipun penjagaan diperketat, masih saja ada wisatawan khususnya yang menggunakan sepeda motor menggunakan jalur tikus dan kucing-kucingan dengan petugas.

Maka dari itu, pihaknya berkoordinasi dengan warga yang tinggal di sekitar tempat wisata untuk bekerja sama dan menghalau wisatawan agar kembali ke daerahnya masing-masing atau pulang.

“Sudah ada laporan yang masuk ke kami, terkait kekhawatiran warga dengan masuknya wisatawan atau pemudik ke wilayah Geopark Ciletuh Palabuhanratu khususnya dari daerah zona merah. Tidak menutup kemungkinan ada pelancong yang terinfeksi Covid-19, tapi tanpa gejala atau OTG,” tambah Okih yang juga Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi.

Sementara, Kanit Regident Polres Sukabumi Iptu Arta Dwi Kusuma mengatakan penyekatan dilakukan di beberapa titik salah satunya di chek point Pos Gunung Butak, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu yang merupakan pintu masuk ke objek wisata laut.

Pihaknya juga tidak memberikan toleransi kepada siapa pun yang melanggar dan nekat menerobos agar bisa masuk ke tempat wisata. Selain di chek point, petugas juga berpatroli dengan menyisir pantai untuk mengawasi adanya wisatawan ilegal yang masuk melalui jalur tikus.

“Petugas gabungan bersiaga 24 jam antisipasi adanya wisatawan yang melakukan perjalanan malam hari untuk bisa masuk ke objek wisata. Kami juga imbau warga sekitar untuk berperan aktif menyosialisasikan larangan ini sebagai upaya pencegahan Covid-19,” katanya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Cerita M Nuh Sempat Loncat-loncat Menang Lelang Motor Jokowi

Sen Mei 25 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – M. Nuh, warga Sungai Asam, Kecamatan Pasarjambi, Kota Jambi, mengira lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Joko Widodo di acara “Berbagi Kasih Bersama Bimbo” merupakan acara Jokowi membagi-bagikan hadiah untuk masyarakat. Hal itu diungkapkan Nuh dalam sambungan telepon video dengan Ketua DPP Partai Berkarya Vasco Ruseimy yang diunggah di akun Youtube […]