Search
Close this search box.

Polusi Udara Hanoi Berbahaya, Penduduk Hadapi Krisis Kesehatan

Ilustrasi polusi udara./visi.news/pixabay.

Bagikan :

VISI.NEWS | HANOI – Kualitas udara di Hanoi, ibu kota Vietnam, memburuk pada Jumat (3/1/2025), dengan tingkat polusi yang mengancam kesehatan sembilan juta penduduknya. Hanoi tercatat sebagai salah satu kota besar paling tercemar di dunia. Otoritas setempat menghimbau warga untuk mengenakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan.

Penduduk mengaku kesulitan bernapas akibat kabut asap yang pekat, yang telah menjadi ciri khas musim dingin kota tersebut. Data IQAir menunjukkan bahwa tingkat partikel mikro PM2.5, yang berbahaya bagi kesehatan, mencapai 227 mikrogram per meter kubik, melebihi batas aman harian WHO hingga 15 kali lipat.

Hanoi sebelumnya dinilai sebagai salah satu dari 10 ibu kota paling tercemar di dunia pada tahun 2023. Polusi udara di kota ini dipicu oleh pembangunan pesat, emisi kendaraan bermotor, serta pembangkit listrik tenaga batu bara dan pembakaran lahan pertanian.

Menurut pakar iklim Huy Nguyen, cuaca yang tidak menguntungkan menyebabkan polutan terperangkap di atmosfer. Perbaikan kualitas udara baru diharapkan terjadi saat musim hujan timur laut dengan hujan deras tiba, yang diperkirakan baru akan terjadi pada Maret.

“Sumber emisi polusi tidak banyak berubah setiap hari,” ujar pakar iklim Huy Nguyen.

“Akibat kondisi cuaca yang tidak menguntungkan saat ini, polutan terkunci dalam sangkar kaca atmosfer raksasa yang tidak dapat mereka hindari dan mereka terakumulasi hari demi hari,” ucap Huy.

Polusi udara di Hanoi menimbulkan risiko kesehatan serius, seperti stroke, penyakit jantung, dan kanker paru-paru, menurut WHO. Banyak warga telah beralih menggunakan transportasi umum untuk mengurangi paparan polusi meskipun biayanya lebih tinggi. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :