VISI.NEWS | SUBANG – Pos Pengaduan Lembur Pakuan Kang Dedi Mulyadi (KDM), tak pernah sepi warga yang tengah bermasalah. Hari, Senin (9/2/2026) siang, kembali menerima lonjakan laporan dari masyarakat, tercatat lebih dari 50 pengaduan telah ditangani oleh tim pos pengaduan.
Tim yang bertugas di Pos Pengaduan Lembur Pakuan KDM terdiri dari Windi, Mega, dan H. Mumu. Namun pada hari ini, H. Mumu tengah menjalankan tugas di tempat lain sehingga aktivitas pelayanan pengaduan sementara ditangani oleh Windi dan Mega.
Meski dengan personel terbatas, pelayanan tetap berjalan. Seluruh berkas pengaduan yang masuk difotokopi untuk kemudian dikirim dan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.
Dari total aduan yang diterima sejak dibukanya pos pengaduan, lebih dari 50 persen didominasi oleh persoalan kesehatan. Kasus-kasus ini mencakup tunggakan rumah sakit, kendala BPJS, hingga akses layanan kesehatan yang tidak optimal.
Selain kesehatan, pengaduan juga banyak berkaitan dengan sektor pendidikan dan bantuan hukum. Untuk bidang pendidikan, mayoritas warga mengadukan permasalahan ijazah yang tertahan atau belum diterbitkan.
Sementara itu, pada sektor kesehatan, sejumlah warga mengeluhkan tunggakan biaya rumah sakit yang nilainya cukup besar. Bahkan, kata Windi, pernah terdapat tunggakan rumah sakit hingga Rp22 juta, serta tunggakan BPJS kesehatan mencapai Rp15 juta, ditanggulangi oleh KDM.
Tak hanya itu, Pos Pengaduan Lembur Pakuan KDM juga menerima aduan terkait infrastruktur. Salah satu yang menonjol adalah permintaan pembangunan jembatan di wilayah Serang Panjang, Kabupaten Subang.
Aduan pembangunan jembatan tersebut sebenarnya telah diusulkan sejak beberapa waktu lalu dan kembali di-follow up pada tahun ini. Namun karena belum ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Subang, warga akhirnya membawa persoalan tersebut ke Pos Pengaduan Lembur Pakuan KDM.
Dari wilayah Subang pula, pernah muncul pengaduan warga yang merasa “ditumpangi” mahluk gaib. Pada akhirnya, sebagian laporan tersebut bermuara pada permintaan bantuan akomodasi.
Berdasarkan data terkini, total seluruh aduan yang masuk ke Pos Pengaduan Lembur Pakuan KDM selama Januari 2026, telah mencapai 748 aduan. Dari jumlah tersebut, 366 aduan telah diproses dalam berbagai tahap penanganan.
Khusus untuk aduan kesehatan, sebanyak 118 aduan tercatat telah berhasil ditangani. Sementara aduan di bidang hukum dan pendidikan saat ini masih dalam tahap input data, koordinasi, serta verifikasi agar dapat ditangani secara tepat dan bertanggung jawab.
Pengelola Pos Pengaduan Lembur Pakuan KDM menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat. Mereka menegaskan komitmen untuk terus hadir, mendengar, dan mendampingi setiap aduan warga demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih adil dan berpihak pada rakyat.
@uli