Search
Close this search box.

Prabowo: Bangsa Lemah Pertahanan Akan Jadi Budak, Sejarah yang Bicara

Presiden RI Prabowo Subianto./visi.news/tangkapan layar youtube @setpres.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa tak ada bangsa yang berpikiran sehat menginginkan terjadinya perang. Ia menyebut perang sebagai tindakan yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan hanya membawa kehancuran.

“Keselamatan suatu bangsa harus dijamin oleh pertahanan suatu bangsa, tidak ada bangsa yang waras yang menghendaki perang, perang adalah kegiatan manusia yang destruktif, perang adalah menimbulkan kehancuran,” ujar Prabowo dalam pidatonya saat membuka acara Indo Defence 2025 di JIExpo Kemayoran, Rabu (11/6/2025).

Meski menolak perang, Prabowo menekankan pentingnya kesiapan sektor pertahanan sebagai syarat mutlak bagi kedaulatan dan keselamatan sebuah negara. Ia menegaskan bahwa bangsa yang tidak memperkuat pertahanannya berisiko kehilangan kemerdekaan.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa cinta damai, namun tak akan ragu untuk mempertahankan kemerdekaannya.

“Biasanya bangsa itu jadi bangsa budak, ini adalah ajaran sejarah, karena itu bangsa Indonesia dari awal mengatakan bahwa bangsa Indonesia cinta damai. Tapi bangsa Indonesia lebih cinta kemerdekaan,” tegasnya.

Pernyataan ini disampaikan di tengah forum Indo Defence, ajang pertahanan terbesar di kawasan, yang menjadi wadah kerja sama serta pameran teknologi pertahanan global. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :