VISI.NEWS | SUKABUMI – Kondisi sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang dibeli dari peternak di Kota Sukabumi dipastikan dalam keadaan sehat. Pemantaun terhadap sapi bernama ‘Predator’ itu terus dilakukan oleh petugas serta dokter hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi.
“Kita memonitor terus setiap hari, untuk kesehatan, termasuk juga makanannya. Insya Allah hari H bobotnya bertambah,” ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Adrian Hariadi.
Menurut Adrian, sapi kurban tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat serta layak untuk kurban.
“Alhamdulillah sudah diperiksa, sehat, tidak ada penyakit hewan menularnya,” katanya.
Ia menjelaskan, pada awalnya berat sapi ini, 1 ton 130 Kg dan saat ini sudah mencapai 1 ton 170 Kg dengan demikian ada kenaikan 40 kilogram dalam waktu satu bulan.
Dengan pemberian pakan secara rutin dan cukup banyak setiap hari, berat sapi diperkirakan masih akan mengalami peningkatan menjelang hari H Iduladha.
“Setiap hari ada penambahan bobot ya, karena memang terus diberikan makanan. Makanannya cukup banyak juga,” ucapnya.
Adrian menuturkan, proses hingga sapi tersebut dipilih Presiden Prabowo Subianto bermula dari pengajuan yang dilakukan pemerintah daerah. Salah satu syarat utama yakni sapi harus memiliki bobot di atas satu ton dan dalam kondisi sehat.
“Dilihat, disurvei ke sini dan layak. Termasuk kita kirim dokumen ke provinsi, lalu dicek memenuhi kriteria,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembayaran sapi kurban tersebut telah dilakukan oleh pihak Sekretariat Presiden (Setpres). “Hari Senin kemarin dilakukan pembayaran oleh Setpres,” ujarnya.
Rencananya, sapi kurban itu akan disembelih di pondok pesantren di kawasan Cigunung, Kota Sukabumi, sebagaimana disampaikan Wali Kota Ayep Zaki. “Tadi disampaikan pak Wali Kota di Pondok Pesantren di Cigunung,”pungkasnya. @andri