VISI.NEWS | BANDUNG – Presiden Jokowi telah meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar mengusut kasus pembunuhan Vina Arsita Dewi, yang juga dikenal sebagai Vina Cirebon, secara transparan. Beliau menekankan bahwa tidak ada yang perlu ditutup-tutupi dalam kasus ini.
Kasus pembunuhan Vina Cirebon terjadi pada tahun 2016, dimana Vina dan kekasihnya, Muhammad Rizky Rudian (Eki), tewas dibunuh oleh komplotan geng motor. Awalnya, kematian mereka diduga sebagai kecelakaan tunggal, namun penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa mereka dibunuh dan Vina juga diperkosa secara bergantian oleh para tersangka.
Pada tahun 2016, Polda Jawa Barat menetapkan 11 tersangka dalam kasus ini. Delapan dari mereka berhasil ditangkap, sementara tiga lainnya menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang). Baru-baru ini, kasus ini kembali menjadi sorotan publik setelah dibuat film, dan Polda Jawa Barat berhasil menangkap Pegi Setiawan, salah satu dari DPO yang dicari. Dua DPO lainnya dianggap tidak ada atau hanya fiktif.
Jokowi menyatakan bahwa jika ada hal-hal yang sebelumnya ditutupi, maka itu tidak perlu dilakukan lagi. Beliau juga menegaskan bahwa kasus ini harus dikawal dan diusut secara terbuka
@maulana